NARASITODAY.COM – Pejabat (PJ) Bupati Bogor, Bachril Bakri, mengungkapkan bahwa serapan anggaran di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih belum memenuhi target. Setidaknya ada 10 SKPD yang realisasi anggarannya masih rendah dan berada di bawah rata-rata nasional maupun provinsi.
“Realisasi anggaran kita masih rendah, yakni 65,07%. Ini berada di bawah rata-rata nasional dan provinsi,” ujar Bachril Bakri dalam pertemuan, Selasa (29/10/2024).
Beberapa SKPD yang berada di bawah rata-rata antara lain Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Bachril meminta agar dinas-dinas tersebut segera mempercepat pelaksanaan kegiatan dan serapan anggarannya agar tidak terus tertinggal.
Ia menjelaskan, kendala utama rendahnya serapan anggaran ini terletak pada proses pengadaan barang dan jasa yang terlambat dimulai.
“Pengadaan barang dan jasa tidak dilakukan di awal tahun. Seharusnya lelang dini bisa dilakukan sejak tahun sebelumnya untuk menghindari keterlambatan,” ujarnya.
Untuk itu, Bachril menekankan agar dinas-dinas terkait segera meningkatkan realisasi anggaran, dengan target minimal mencapai 70-75% dalam dua minggu mendatang.
“Saya sudah mendorong supaya dalam dua minggu ke depan bisa mencapai target minimal tersebut,” tegasnya.***














