NARASITODAY.COM – Dalam dunia voli yang semakin kompetitif, perbandingan gaji antara dua atlet ternama, Sabina Altynbekova dan Megawati Hangestri, menarik perhatian publik dan penggemar olahraga di seluruh dunia.
Sabina Altynbekova, pemain voli asal Kazakhstan yang baru saja bergabung dengan klub Yogya Falcons untuk Proliga 2025, menjadi sorotan setelah kepindahannya yang dinanti-nantikan oleh banyak penggemar.
Meskipun informasi mengenai gaji pasti Sabina belum terungkap secara resmi, banyak pengamat memperkirakan bahwa gajinya akan cukup tinggi mengingat reputasinya sebagai salah satu pemain voli paling terkenal di Asia dan popularitasnya yang melambung di media sosial.
Di sisi lain, Megawati Hangestri, yang dikenal sebagai salah satu pemain voli terbaik Indonesia saat ini, baru-baru ini mengalami kenaikan gaji yang signifikan setelah memperpanjang kontraknya dengan klub Liga Voli Korea, Daejeon Red Sparks. Gaji Megawati kini mencapai Rp2,4 miliar per musim atau sekitar USD 150.000, meningkat dari Rp1,6 miliar pada musim sebelumnya.
Kenaikan ini mencerminkan performa apiknya yang berhasil membawa Red Sparks lolos ke babak playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir. Dengan prestasi tersebut, Megawati tidak hanya menjadi pemain kunci di timnya tetapi juga menginspirasi banyak atlet muda di Indonesia.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa meskipun Megawati mendapatkan gaji yang lebih tinggi dalam kontraknya di Korea Selatan, banyak yang penasaran tentang berapa besar gaji yang akan diterima Sabina di Proliga 2025.
Mengingat popularitasnya yang telah melambung sejak tahun 2014 dan kehadirannya sebagai pemain asing pertama di tim Yogya Falcons, ada harapan bahwa gajinya akan sebanding dengan kualitas dan pengalamannya di level internasional.
Dalam wawancara terpisah setelah pertandingan terakhirnya dengan Red Sparks, Megawati menyatakan rasa syukurnya atas kenaikan gaji tersebut dan berkomitmen untuk terus meningkatkan performa di lapangan.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan kepercayaan dari klub dan berharap dapat memberikan kontribusi maksimal bagi tim” ungkapnya dengan penuh semangat.
Megawati menambahkan bahwa setiap kenaikan gaji adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi selama latihan. “Saya percaya bahwa setiap pemain harus terus berusaha untuk berkembang dan tidak pernah merasa puas dengan pencapaian saat ini.”
Sementara itu, Sabina Altynbekova juga memberikan pernyataan tentang kepindahannya ke Proliga dan harapannya untuk memberikan dampak positif bagi tim barunya. “Saya sangat bersemangat untuk bergabung dengan Yogya Falcons dan berkontribusi dalam kompetisi ini. Saya berharap bisa membawa pengalaman saya dari liga-liga sebelumnya untuk membantu tim meraih kesuksesan ” kata Sabina dalam sebuah wawancara eksklusif sebelum pertandingan pertamanya.
Sabina juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama. “Voli adalah olahraga tim, kita harus saling mendukung dan bekerja keras bersama untuk meraih kemenangan.”
kedua pemain ini berada di jalur karier yang menjanjikan, perhatian kini tertuju pada bagaimana mereka akan berkontribusi dalam liga masing-masing dan apakah Sabina dapat mengejar atau bahkan melampaui gaji Megawati di masa depan.
Seiring dengan berkembangnya industri voli di Indonesia dan Asia, perbandingan ini menjadi cerminan dari nilai dan potensi para atlet dalam olahraga ini. ***














