Polisi Konfirmasi Alwin Jabarti Kiemas Terlibat dalam Kasus Judi Online, Perannya di Komdigi Terungkap

0
Ilustrasi Alwin Jabarti Kiemas

NARASITODAY.COM Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa Alwin Jabarti Kiemas keponakan Megawati Soekarnoputri, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus judi online yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Dalam konferensi pers yang digelar pada 25 November 2024, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menjelaskan bahwa Alwin berperan penting dalam memverifikasi dan memfilter situs judi online agar tidak terblokir oleh pemerintah.

“Kami jawab, benar. Cukup ya, terima kasih,” kata Wira ketika ditanya mengenai keterlibatan Alwin dalam jaringan judi online tersebut.

Alwin Jabarti Kiemas diketahui memiliki peran strategis dalam jaringan ini, di mana ia bertugas untuk memastikan bahwa situs-situs judi online tidak terdeteksi dan diblokir oleh pihak berwenang. Penangkapan ini merupakan bagian dari pengungkapan lebih besar yang melibatkan total 24 tersangka lainnya terkait mafia akses judi online.

Baca Juga :  Tom Yum Goong Autentik: Resep Lengkap dengan Bumbu Pedas dan Asam Natural

Dalam penyelidikan yang dilakukan, polisi menemukan bahwa Alwin terlibat setelah direkrut oleh Zulkarnaen Apriliantony, mantan komisaris BUMN yang juga ditetapkan sebagai tersangka. “Zulkarnaen bertugas merekrut para pelaku yang terlibat dalam jaringan ini,” ungkap Wira.

Dalam wawancara pasca-penangkapan, Alwin mengaku bahwa ia terpaksa terlibat dalam praktik ilegal tersebut karena tekanan dari pihak tertentu. “Saya tidak ingin terlibat dalam hal ini, tetapi situasi memaksa saya untuk mengambil keputusan tersebut,” ujarnya dengan nada menyesal.

 “Saya merasa sangat menyesal atas pilihan yang diambil dan berharap dapat memperbaiki kesalahan di masa depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Ratusan Kader DPC PDI Perjuangan Kota Bandung Lakukan Ritual Cap Jempol Berdarah, Saat Rayakan HUT Partai ke-52

Sementara itu, pihak PDIP melalui juru bicara mereka menyatakan bahwa pengungkapan keterlibatan Alwin merupakan bentuk penyalahgunaan hukum untuk kepentingan politik tertentu.

“Kasus ini seharusnya tidak dipolitisasi. Kami percaya pada proses hukum yang adil,” kata Chico Hakim. Ia menambahkan bahwa PDIP akan memberikan dukungan penuh kepada Alwin selama proses hukum berlangsung dan berharap agar semua pihak dapat melihat kasus ini secara objektif tanpa adanya prasangka.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Karyoto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai semua pelaku yang terlibat diungkap dan ditindak tegas sesuai hukum. “Kami akan terus mendalami kasus ini untuk mengungkap jaringan yang lebih luas dan memastikan tidak ada oknum yang kebal hukum,” tegasnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait judi online,” tambah Karyoto.

Baca Juga :  Puncak Perayaan HUT Gerindra, Kehadiran Menteri dan Tokoh Politik Memenuhi SICC

Penangkapan ini menjadi sorotan publik mengingat hubungan keluarga Alwin dengan tokoh politik terkenal di Indonesia. Banyak pihak berharap agar proses hukum berjalan transparan dan adil, serta tidak ada intervensi politik yang mempengaruhi hasil penyelidikan.

“Kami akan mengikuti perkembangan kasus ini dengan seksama dan berharap keadilan dapat ditegakkan,” ungkap seorang pengamat politik saat dimintai pendapat tentang kasus ini.

Polda Metro Jaya berencana untuk melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap para tersangka lainnya untuk mengungkap lebih jauh jaringan judi online yang diduga melibatkan sejumlah oknum dari berbagai kalangan. “Kami berkomitmen untuk membersihkan praktik ilegal ini dari akar-akarnya,” tutup Irjen Karyoto.***