KPUD Bogor Prediksi Partisipasi Pemilih Hanya Mencapai 60 Persen di Pilkada 2024

0
KPUD Bogor Prediksi Partisipasi Pemilih Hanya Mencapai 60 Persen di Pilkada 2024

NARASITODAY.COM Rendahnya tingkat partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 menjadi perhatian publik. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor pun menegaskan bahwa mereka tidak dapat disalahkan atas fenomena ini.

Ketua KPUD Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia, mengungkapkan bahwa rendahnya partisipasi pemilih disebabkan oleh menurunnya minat masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga :  Sekda Kabaten Bogor Lantik 28 Pejabat Fungsional, Untuk Memperkuat Kinerja Birokrasi

“Memang kondisi ini merupakan realitas di Kabupaten Bogor. Minat masyarakat untuk datang ke TPS berkurang, dan kita tidak bisa menyalahkan pihak manapun,” ujarnya, Selasa (3/12/2024).

Adi juga menambahkan bahwa penurunan partisipasi pemilih tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di sejumlah daerah lainnya, termasuk DKI Jakarta.

Baca Juga :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Solusi Pemkab Atasi Polemik Lalu Lintas di Parungpanjang

“Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya menurunnya antusiasme masyarakat. Hal ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di kota-kota lain seperti DKI Jakarta,” kata Adi.

Lebih lanjut, Adi mengungkapkan bahwa KPUD Kabupaten Bogor memprediksi tingkat partisipasi pemilih tidak akan mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga :  Diduga dari Percikan Api Pengelasan, Toko Tekstil di Ciampea Dilahap Sijago Merah

“Target kita adalah 85 persen, tapi sepertinya tidak akan tercapai. Kami perkirakan tingkat partisipasi akan berada di kisaran 60 persen,” tambahnya. (Rifki Ramadhan)