KPUD Bogor Prediksi Partisipasi Pemilih Hanya Mencapai 60 Persen di Pilkada 2024

0
KPUD Bogor Prediksi Partisipasi Pemilih Hanya Mencapai 60 Persen di Pilkada 2024

NARASITODAY.COM Rendahnya tingkat partisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 menjadi perhatian publik. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor pun menegaskan bahwa mereka tidak dapat disalahkan atas fenomena ini.

Ketua KPUD Kabupaten Bogor, M. Adi Kurnia, mengungkapkan bahwa rendahnya partisipasi pemilih disebabkan oleh menurunnya minat masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca Juga :  Rapat Paripurna Perdana Bersama DPRD Kabupaten Bogor, Bupati dan Wakil Bupati Rudy -Ade Langsung Bahas CDOB Bogor Barat dan Timur

“Memang kondisi ini merupakan realitas di Kabupaten Bogor. Minat masyarakat untuk datang ke TPS berkurang, dan kita tidak bisa menyalahkan pihak manapun,” ujarnya, Selasa (3/12/2024).

Adi juga menambahkan bahwa penurunan partisipasi pemilih tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di sejumlah daerah lainnya, termasuk DKI Jakarta.

Baca Juga :  Begini Kesaksian Ketua RT Soal Remaja Tewas di Depan Kontrakan Warga Leuwisadeng

“Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya menurunnya antusiasme masyarakat. Hal ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga di kota-kota lain seperti DKI Jakarta,” kata Adi.

Lebih lanjut, Adi mengungkapkan bahwa KPUD Kabupaten Bogor memprediksi tingkat partisipasi pemilih tidak akan mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Baca Juga :  Revolusi Komputasi Kuantum: China Tunjukkan Terobosan dengan Zuchongzhi 3.0

“Target kita adalah 85 persen, tapi sepertinya tidak akan tercapai. Kami perkirakan tingkat partisipasi akan berada di kisaran 60 persen,” tambahnya. (Rifki Ramadhan)