NARASITODAY.COM – Menjelang pertarungan yang sangat dinanti di UFC Tampa, Leon Edwards, lawan Colby Covington, secara terbuka menyebut ‘Chaos’ sebagai penakut dan mengungkit kenangan buruk yang mengaitkan Covington dengan masa lalu yang menyakitkan.
Edwards, yang baru-baru ini berhasil mempertahankan gelar juara kelas welter di UFC 296, mengungkapkan bahwa ia tidak terintimidasi oleh taktik provokatif Covington yang sering kali menyakiti lawan-lawannya dengan komentar pedas dan ejekan.
Dalam wawancara sebelum pertarungan, Edwards menegaskan bahwa ia tidak takut pada Covington meskipun reputasinya sebagai petarung yang agresif. “Dia mungkin dikenal sebagai ‘Chaos’, tetapi saya melihatnya sebagai penakut. Dia selalu bersembunyi di balik kata-kata dan taktiknya. Ketika saatnya tiba untuk bertarung, semua omong kosong itu tidak ada artinya,” ungkap Edwards.Â
Edwards juga mengingat momen ketika Covington secara tidak sensitif menggunakan kematian ayahnya sebagai bahan ejekan. “Itu adalah kenangan buruk yang tidak akan pernah saya lupakan. Dia menggunakan tragedi pribadi saya untuk mendapatkan perhatian. Itu menunjukkan betapa rendahnya dia,” jelas Edwards
Ia mengaku bahwa meskipun pernyataan Covington sangat menyakitkan, ia telah belajar untuk mengubah rasa sakit itu menjadi motivasi untuk meraih kemenangan.
Dengan pertarungan yang semakin dekat, Edwards bertekad untuk membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar juara sementara. “Saya ingin menunjukkan kepada dunia bahwa saya adalah petarung terbaik di kelas welter dan bahwa semua omongan Covington tidak ada artinya ketika kami berada di oktagon,” tambahnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














