NARASITODAY.COM – Pemerintah Australia telah mengambil tindakan tegas untuk menjaga keamanan pangan masyarakat dengan menarik tiga varian Indomie dari peredaran.
Penarikan ini dilakukan setelah terdeteksinya ketidaksesuaian dalam pelabelan produk, di mana ketiga varian tersebut tidak mencantumkan informasi penting mengenai kandungan alergen susu dan telur.
Hal ini tentunya dapat berbahaya bagi konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan-bahan tersebut, sehingga langkah ini dianggap perlu untuk melindungi kesehatan masyarakat.
Food Standards Australia (FSA) mengumumkan bahwa Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang adalah dua dari tiga varian yang ditarik dari pasaran. Penarikan ini dilakukan karena produk tersebut tidak menyediakan peringatan yang jelas mengenai kandungan alergen, yang dapat menyebabkan reaksi serius pada individu yang sensitif terhadap susu dan telur. Sementara itu, Indomie Rasa Rendang juga ditarik, meskipun detail spesifik mengenai alasan penarikannya belum diungkapkan secara rinci dalam pernyataan resmi.
“Pengunduran ini dilakukan demi menjaga keamanan pangan dan menghindari potensi reaksi buruk pada konsumen yang sensitif terhadap susu dan telur,” kata FSA dalam pernyataan resminya.
“Kami sangat menyarankan konsumen yang memiliki alergi atau intoleransi terhadap bahan-bahan tersebut untuk segera memeriksa produk yang mereka miliki dan mengembalikannya ke tempat pembelian untuk mendapatkan pengembalian dana penuh.”
Sementara itu, pihak Indofood selaku produsen Indomie menyatakan bahwa mereka sangat menghargai langkah pemerintah Australia dalam menjaga keamanan pangan dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas setempat untuk menyelesaikan masalah ini.
“Kami meminta maaf kepada konsumen atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen untuk memperbaiki pelabelan produk kami agar sesuai dengan standar yang berlaku,” ujar juru bicara Indofood.
Penarikan ini hanya berlaku untuk varian-varian Indomie yang tidak mencantumkan informasi tentang kandungan alergen tersebut. Kedua varian tersebut telah beredar di toko grosir Asia di Victoria, Australia, dan memiliki tanggal kedaluwarsa sebelum 10 April 2025 untuk Indomie Rasa Soto Mie dan 1 April 2025 untuk Indomie Rasa Ayam Bawang.
pemerintah Australia menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan pangan masyarakatnya, bahkan jika berarti mengambil tindakan radikal seperti menarik produk dari peredaran. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel














