Stasiun Televisi Korea Batalkan Perayaan Tahun Baru Setelah Tragedi Kecelakaan Jeju Air!

0
Ilustrasi Pesawat

NARASITODAY.COM Sejumlah stasiun televisi di Korea Selatan mengambil langkah tegas dengan membatalkan perayaan akhir tahun mereka setelah tragedi kecelakaan pesawat Jeju Air yang terjadi pada 29 Desember 2024. Kecelakaan tragis ini menewaskan 179 orang dari total 181 penumpang, dan hanya dua orang yang selamat.

Pesawat tersebut mengalami kebakaran setelah mendarat dalam posisi terbalik dan menabrak bangunan di ujung landasan pacu Bandara Internasional Muan. Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan penerbangan paling mematikan di Korea Selatan dalam beberapa dekade terakhir dan telah mengguncang masyarakat.

Baca Juga :  Bingung Mengisi Waktu Luang? Coba 5 Kebiasaan Pagi Ini untuk Lebih Produktif!

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, SBS menjadi stasiun televisi pertama yang membatalkan SBS Entertainment Awards yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Desember.

“Kami merasa tidak pantas untuk melanjutkan perayaan di tengah duka nasional,” ujar perwakilan SBS dalam sebuah konferensi pers.

MBC juga segera mengikuti langkah tersebut dengan membatalkan MBC Entertainment Awards dan program-program hiburan lainnya.

“Kami ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan kepada keluarga korban yang sedang berduka,” tambah perwakilan MBC.

KBS, lembaga penyiaran publik terbesar di Korea Selatan, melakukan penyesuaian serupa dengan menunda acara Drama Awards dan mengubah format siaran untuk mengenakan pakaian hitam sebagai simbol berkabung.

Baca Juga :  Duel Seru Timnas Indonesia vs Jepang, JKT48 Akan Hadir dengan Penampilan Istimewa!

“Kami akan mengganti program hiburan dengan siaran berita dan dokumenter yang lebih sesuai dengan suasana hati masyarakat saat ini,” kata juru bicara KBS.

Selama masa berkabung nasional yang ditetapkan berlangsung tujuh hari kedepan, bendera di lembaga publik akan diturunkan setengah tiang, dan pejabat publik akan mengenakan pita berkabung.

Kecelakaan ini telah menarik perhatian luas dari masyarakat, dengan banyak netizen menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban melalui media sosial. “Saya sangat sedih mendengar berita ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tulis salah satu pengguna Twitter.

Baca Juga :  Truk Boks Tabrak Motor di Puncak, Tiga Orang Luka-Luka

Sementara itu, pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi mereka yang terkena dampak tragedi ini, termasuk bantuan medis dan psikologis bagi para penyintas.

stasiun televisi menunjukkan solidaritas dan penghormatan terhadap para korban serta keluarga mereka di saat-saat sulit ini. Masyarakat Korea Selatan kini bersatu dalam berkabung dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel