Baterai 1.000 Laptop Bekas Dikonversi Jadi Sumber Energi Alternatif untuk Rumah

0
Ilustrasi Baterai 1.000 Laptop

NARASITODAY.COM Sebuah proyek inovatif yang mengubah 1.000 baterai laptop bekas menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan untuk rumah telah menarik perhatian banyak orang. Inisiatif ini dipelopori oleh seorang anggota forum Second Life Storage yang dikenal dengan nama Glubux, yang memulai proyeknya sejak November 2016.

Dengan memanfaatkan baterai bekas, Glubux menciptakan sistem panel surya off-grid yang mampu menyuplai listrik ke rumahnya secara mandiri, sekaligus mengurangi limbah elektronik yang semakin meningkat.

Proses konversi dimulai dengan pengumpulan sekitar 650 baterai laptop bekas dari berbagai sumber, termasuk toko elektronik dan sumbangan dari teman-teman. Setelah mengumpulkan baterai-baterai tersebut, Glubux melakukan analisis untuk menentukan sel mana yang masih berfungsi dengan baik.

Baca Juga :  Resep Sagu Keju: Kue Kering Tradisional yang Lumer di Mulut

Setiap sel baterai kemudian dibongkar dan disusun kembali berdasarkan kondisi dan kapasitasnya. Sel-sel tersebut dihubungkan menggunakan kabel tembaga dan dirancang untuk menyimpan kapasitas hingga 100Ah, sehingga dapat menyediakan daya yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Glubux menjelaskan, “Saya ingin menunjukkan bahwa kita tidak perlu selalu membeli produk baru ketika kita bisa memanfaatkan barang-barang yang sudah ada. Proyek ini bukan hanya tentang menghemat uang, tetapi juga tentang menciptakan solusi berkelanjutan bagi masalah limbah elektronik.”

Baca Juga :  Dunia Meningkatkan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Batu Bara Tahun 2025, Tapi Penggunaan Nyata Terbatas

Setelah delapan tahun beroperasi, sistem yang dibangun Glubux menunjukkan hasil yang memuaskan, dengan semua sel baterai masih berfungsi tanpa perlu penggantian. Ia juga telah meningkatkan kapasitas sistemnya dengan menambahkan 24 panel surya berkekuatan 440WP, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik rumahnya, termasuk saat musim dingin.

“Dengan sistem ini, saya tidak hanya bisa mengurangi tagihan listrik bulanan saya, tetapi juga berkontribusi pada penggunaan energi terbarukan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dua Rumah di Sukaresmi Bogor Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Proyek ini tidak hanya memberikan solusi bagi masalah limbah elektronik tetapi juga menunjukkan potensi pemanfaatan energi terbarukan di tingkat rumah tangga. Glubux berharap bahwa melalui inisiatif ini, lebih banyak orang akan terinspirasi untuk berpikir kreatif tentang cara menggunakan kembali barang-barang lama mereka.

“Saya ingin orang-orang melihat bahwa ada banyak cara untuk hidup lebih berkelanjutan tanpa harus mengorbankan kenyamanan,” tutupnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel