Pohon Pinus di Desa Pabangbon Ditebang Warga, Kayunya di Angkut Pakai Mobil Losbak

0
Pohon Pinus di Desa Pabangbon Ditebang Warga, Kayunya di Angkut Pakai Mobil Losbak

NARASITODAY.COM – Sejumlah pohon pinus dan meranti yang tumbuh di lahan milik Perhutani di wilayah Desa Pabangbon, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, ditebang. Penebangan tersebut dilakukan atas dasar pertimbangan keselamatan pengguna jalan.

Kasipem Desa Pabangbon, Budi, menjelaskan bahwa kondisi pohon-pohon tersebut telah mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan. Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi kecelakaan.

Baca Juga :  Program Konservasi Desa Cileuksa, 1.000 Bibit Bambu Ditanam di Perbukitan Sukajaya

“Ya memang kondisi pohon tersebut sudah ada yang rapuh dan sangat membahayakan, karena pernah juga kejadian sebelumnya,” ujar Budi kepada wartawan pada Rabu (22/1).

Budi juga mengakui bahwa terdapat plang larangan penebangan pohon di sekitar lokasi. Namun, ia menegaskan bahwa penebangan tersebut sudah melalui prosedur yang tepat dan mendapat persetujuan dari pihak Perhutani.

Baca Juga :  Konfercab PCNU Bogor Jadi Momentum Perkokoh Peran NU dalam Kehidupan Sosial dan Keagamaan

“Memang ada larangan, tapi ini atas dasar perintah dari pihak Perhutani. Sudah ada surat permohonan penebangan, dan itu disetujui,” katanya.

Saat ditanya mengenai nasib kayu hasil penebangan, Budi tidak memberikan penjelasan rinci. Ia hanya menegaskan bahwa penebangan dilakukan demi keselamatan warga dan pengguna jalan.

Baca Juga :  Ulang Tahun ke-7 Vinus Tak Bertiup Lilin, Tapi Tebar Pohon dan Ikan di Bogor Barat

Pohon-pohon tersebut dinyatakan sudah rapuh dan dianggap membahayakan. Dengan adanya surat persetujuan, warga pun berani melakukan penebangan,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel