Keluarnya Rozenstruik dari UFC: Apa yang Terjadi dengan Petarung Kelas Berat Ini?

0
Keluarnya Rozenstruik dari UFC: Apa yang Terjadi dengan Petarung Kelas Berat Ini?

NARASITODAY.COM – Kabar mengenai keluarnya Jairzinho Rozenstruik dari roster UFC mengejutkan dunia MMA. Terlebih lagi, Bigi Boy baru saja bertarung pada akhir pekan lalu. Rozenstruik dilepas dari kontraknya setelah bertanding di UFC Saudi Arabia pada Sabtu (1/2/2025) malam waktu setempat di an Arena, Riyadh, Arab Saudi.

Dalam pertarungan tersebut, Rozenstruik kalah dari Sergei Pavlovich melalui keputusan angka mutlak dalam acara yang juga dihadiri oleh megabintang sepak bola, Cristiano Ronaldo.

Dua hari setelah pertandingan, tepatnya pada Senin (3/2/2025), akun X UFC Roster Watch mengumumkan bahwa Rozenstruik telah dilepas dari UFC. Media MMA Mania dari Amerika Serikat juga mengonfirmasi berita yang mengejutkan ini.

UFC melepas Rozenstruik pada Senin setelah kekalahan angka mutlak dari Pavlovich. Saat berita ini ditulis, posisi Pavlovich dalam roster UFC tidak berubah.”

Baca Juga :  Bogor Maksimalkan APBD, Pembangunan JPO Dukung Penanganan Masalah Sosial dan Infrastruktur

Keluarnya Rozenstruik mengejutkan banyak pihak karena dia masih dianggap sebagai petarung unggulan di kelas berat dengan peringkat 10 besar sebagai penantang gelar.

Pertarungannya melawan Pavlovich (peringkat 4) sebenarnya bisa menjadi peluang untuk mengembalikan posisinya setelah sebelumnya mencatat dua kemenangan beruntun.

Sejak debut di UFC pada 2019, Rozenstruik telah berpengalaman melawan petarung-petarung papan atas dalam total 15 pertandingannya.

Ia pernah menghadapi Andrei Arlovski, Junior dos Santos, Francis Ngannou, dan Ciryl Gane, yang semuanya merupakan juara sejati atau juara interim.

Selain mencatat tiga kemenangan KO di bawah 30 detik, petarung asal Suriname ini juga memegang rekor kemenangan finis paling terlambat di kelas berat UFC. Rekor tersebut dicetak saat ia mengalahkan Alistair Overeem dengan TKO hanya tersisa 4 detik di ronde kelima.

Baca Juga :  Jelang Pertarungan, Lawan Colby Covington Sebut 'Chaos' Penakut dan Ungkit Kenangan Buruk

Overeem bukanlah lawan sembarangan ia memiliki latar belakang bangsawan sebagai keturunan Raja Belanda, William III, dan pernah diundang ke Istana Kerajaan Belanda pada tahun 2011 seperti yang dilaporkan oleh Bleacher Report.

Meskipun Overeem mendominasi Rozenstruik dalam pertarungan tersebut, ia harus menelan pil pahit ketika pukulan telak dari Rozenstruik membuat bagian atas mulutnya terbelah.

Kembali ke Rozenstruik, situasi ini semakin diperburuk oleh kritik keras dari Presiden UFC, Dana White. Rozenstruik dianggap bertanggung jawab atas pertarungan yang berlangsung membosankan.

White sendiri secara tersirat masih membela Pavlovich dengan mengatakan, “(Pavlovich) menang terlepas dari Anda menyukai pertarungannya atau tidak,” seperti dilansir dari Bloody Elbow.

Baca Juga :  Dominasi Tak Terbendung, Islam Makhachev Raih Gelar Kelas Welter dan Jadi Double Champion UFC ke-11

“Pertarungan itu buruk, tetapi dia menang; gaya tarungnya menentukan jalannya laga meskipun tidak biasanya dia tampil dalam pertarungan yang jelek.”

“Dia (Pavlovich) melempar pukulan-pukulan keras dan pertarungan tadi memang tidak menyenangkan.”

“Francis Ngannou vs Derrick Lewis mungkin salah satu pertarungan terburuk sepanjang masa, tetapi jika kita melihat keduanya secara berbeda, itu bukan malam mereka.”

Dengan statusnya sebagai petarung bebas kontrak, Rozenstruik memiliki kesempatan untuk bergabung dengan organisasi MMA lainnya atau kembali ke UFC jika mendapatkan kontrak baru.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel