Kecelakaan Maut Mobil Boks Terserempet Kereta di Matraman, 1 Remaja Tewas

0
Ilustrasi of a train crash

NARASITODAY.COM – Kecelakaan antara mobil boks dan kereta api (KA) terjadi di perlintasan Jalan KH Ahmad Dahlan, Matraman, Jakarta Timur, pada malam tadi. Insiden ini mengakibatkan seorang remaja meninggal dunia.

“Pukul 19.30 WIB kami menerima laporan mengenai mobil yang terseret kereta di Stasiun Jati. Setibanya di lokasi, kami menemukan ada korban yang meninggal,” ujar Komandan Insiden Damkar Jaktim, Renggo Widianto, yang dikutip dari video Instagram Damkar Jaktim, Jumat (20/2/2025).

Menurutnya, total korban yang terlibat ada empat orang. Korban bernama Kevan (15) meninggal dunia, sementara dua orang lainnya, yaitu pengemudi dan kernet mobil boks, selamat. Satu korban lagi, pengendara motor bernama Doni, mengalami luka parah.

Baca Juga :  Guru SMP IT Darul Qur’an Mulia Meninggal dalam Kecelakaan di Tol Pandaan-Malang

“Pak Doni yang mengalami patah tulang dibawa ke RSCM,” tambahnya.

Mobil Terjebak di Perlintasan Insiden bermula saat mobil boks yang melaju dari arah Kayu Manis menuju Matraman berusaha menyeberang rel. Pada saat itu, lalu lintas sedang mengalami kemacetan.

“Pada saat kejadian, mobil dari Kayu Manis menuju Matraman hendak menyeberang, tetapi karena kemacetan, bak mobil terhalang di rel kereta,” jelasnya.

Baca Juga :  Aksi Pengrusakan Proyek SPPG di Cigudeg Terekam CCTV, Pemilik Tempuh Jalur Hukum

Sopir dan Kernet Melompat untuk Menyelamatkan Diri Tak lama setelah itu, sebuah kereta melintas dari arah Senen dan menabrak bagian belakang mobil boks.

“Tidak lama setelah itu, lokomotif dari arah Senen muncul dan segera menyambar bak mobil. Sopir dan kernetnya kemudian melompat untuk menyelamatkan diri,” jelasnya.

Dua Korban Terhimpit di Antara Mobil dan Tembok Di sisi lain, dua pengendara motor yang berada di samping kiri mobil boks tidak dapat menghindari tabrakan. Mereka terjepit di antara tembok dan mobil.

Baca Juga :  Oleng Saat Salip, Begini Akhir Tragis Pemotor Bogor

“Di sebelah kiri ada dua pengendara motor. Salah satunya, Bapak Doni yang membawa kardus, terjepit antara mobil dan tembok stasiun, dan kakinya patah,” ujarnya.

“Sedangkan satu lagi, pengendara motor yang membonceng bernama Kevan, tidak dapat diselamatkan,” pungkasnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel