Sal Priadi Sebut Larangan Lagu Sukatani Justru Meningkatkan Viralitas

0
Sal Priadi Sebut Larangan Lagu Sukatani Justru Meningkatkan Viralitas

NARASITODAY.COM – Penyanyi Sal Priadi turut memberikan tanggapan terkait permintaan maaf yang disampaikan oleh band Sukatani. Setelah lagu mereka yang berjudul “Bayar Bayar Bayar” menimbulkan kontroversi karena lirik “Bayar Polisi”, band Sukatani meminta maaf dan menarik lagu tersebut dari peredaran.

Meskipun Sukatani mengklaim bahwa permintaan maaf mereka dilakukan tanpa paksaan, banyak warganet yang tidak percaya dengan hal tersebut. Bahkan, band yang sebelumnya tampil anonim dengan mengenakan topeng akhirnya mengungkapkan identitas mereka.

“Memaksa Sukatani untuk membuka identitas dan membaca skrip tidak akan mengubah apa-apa, tetap saja 1312,” tulis salah satu pengguna X yang kemudian mendapat respons dari Sal Priadi. “Gemoy deh,” balas Sal Priadi.

Baca Juga :  Lagu "Bangun Orang Waras" Rina Nose Dikecam Sebagai Kritik Terhadap Praktik Buruk Pemerintah

Sebagai informasi, 1312 adalah kode numerik yang merujuk pada ACAB, singkatan dari “All Cops Are Bastards” yang artinya “Semua Polisi Adalah Baj*ngan”. Banyak pengguna X yang menyertakan kode ini sebagai bentuk dukungan terhadap Sukatani.

Sal Priadi juga menyatakan bahwa pelarangan terhadap lagu “Bayar Bayar Bayar” justru dapat berfungsi sebagai strategi pemasaran yang tidak terduga. Menurut Sal, larangan ini justru akan membuat lagu tersebut semakin viral.

“Ini adalah marketing lagu yang tak pernah terpikirkan sebelumnya. Kita lihat saja seberapa banyak user generated content (konten yang dibuat pengguna) yang akan muncul. Viralitasnya sudah di depan mata,” tulis Sal Priadi pada Kamis (20/2/2025).

Baca Juga :  Band Post-Punk Sukatani Alami Intimidasi Polisi Sejak Juli 2024, Klaim Terkendala Kerugian Materiil dan Nonmateriil

Pendapat Sal Priadi ini mendapat dukungan dari banyak warganet. Beberapa di antaranya mengaku tidak mengetahui lagu-lagu Sukatani sebelumnya.

“Padahal kalau gak disuruh klarifikasi, gak akan ada yang tahu lagu ini,” sahut akun @berlayarj***.

“Ga belajar dari lukisan yang dulu. Kita yang sebelumnya gak tahu, akhirnya jadi tahu dan akhirnya meledak juga,” kata akun @tekteke***. “

Yang dulu gak tahu lagu dan bandnya, sekarang jadi tahu,” balas akun @katingju***.

Tak lama kemudian, lagu “Bayar Bayar Bayar” diputar di depan polisi yang sedang mengamankan aksi Kamisan #IndonesiaGelap di Jakarta pada Kamis (20/2/2025).

Baca Juga :  Jaksa Agung Meksiko Keluarkan Surat Penangkapan Massal, Presiden Miss Universe Terancam Hukum

Selain itu, ada kabar yang menyebutkan bahwa setelah mengunggah video permintaan maaf, band Sukatani sempat menghilang. Salah satu kru band menyatakan bahwa Ovi dan Al, dua pentolan band Sukatani, dicegat dalam perjalanan mereka dari Bali menuju Banyuwangi.

Terdapat juga informasi yang menyebutkan bahwa band Sukatani sudah menjadi target aparat sejak penampilan mereka di acara “Hellprint”. Namun, kebenaran kabar tersebut belum bisa dipastikan karena belum ada konfirmasi langsung dari Ovi dan Al.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel