Jimi Multhazam Ceritakan Perjalanan Album Matraman dan Dampaknya di Dunia Musik

0
Jimi Multhazam

NARASITODAY.COM – Jika bicara tentang band The Upstairs, nama Jimi Multhazam, vokalis dengan gaya nyentrik, pasti tidak bisa dilewatkan. Selain keunikan Jimi, album Matraman juga menjadi pembicaraan yang tak pernah usang.

Dikenal sebagai album legendaris, Matraman tidak hanya melambungkan nama band ini, tetapi juga memberikan dampak besar bagi kehidupan Jimi. Ternyata, album ini memiliki cerita tersendiri yang sangat berarti bagi Jimi, bahkan menjadi sumber kehidupannya hingga saat ini.

Jimi mengungkapkan bagaimana kesuksesan album Matraman telah memberinya keuntungan luar biasa. “Emang gue hidup dari album itu sih sampai sekarang. Gue udah dapet beberapa aset dari (album) itu,” ujar Jimi dengan nada santai saat ditemui di Pondok Labu, Jakarta Selatan, pada Rabu (12/3/2025).

Baca Juga :  Matty Healy Ungkap The 1975 Sedang Siapkan Dua Album Baru

Tak hanya keuntungan materi, Jimi juga merasa bangga karena album tersebut tetap diminati hingga kini. Bahkan, artwork album yang ikonik masih menjadi buruan para penggemarnya. “Tapi yang pasti, album itu sampai sekarang masih diminati, bahkan artwork-nya masih diburu sama penggemar,” tambahnya.

Salah satu hal yang membuat royalti dari album ini terus mengalir adalah perkembangan platform digital yang kini mempermudah musisi mendapatkan hak mereka. “Masih berjalan (royaltinya).

Sekarang kan udah zamannya independent, dari DSP (digital streaming platform) langsung direct ke kita, terus dari publisher juga,” jelas Jimi.

Matraman, yang dirilis pada 2004, memang sudah menjadi fenomena. Meski usia album ini sudah cukup lama, Matraman tetap bertahan dan bahkan mendapat apresiasi yang semakin besar, terutama setelah dirilis dalam format vinil atau piringan hitam.

Baca Juga :  Iran Eksekusi Warga Ganda Terkait Tuduhan Spionase untuk Mossad, Swedia Protes

Jimi menceritakan bagaimana permintaan terhadap vinil Matraman sangat tinggi saat pertama kali dirilis.

“Demand (permintaan) album Matraman di demajors waktu rilis versi vinil itu sangat ajaib sih. Dalam waktu satu jam langsung ludes, terus antriannya sangat panjang,” kenang Jimi, yang terkejut dengan respons luar biasa dari penggemar.

Namun, kejutan tidak berhenti di situ. Jimi juga tak menyangka bahwa harga vinil tersebut bisa melonjak begitu tinggi dalam waktu singkat. “Sejujurnya gue kaget juga melihat album gue diapresiasi seperti itu. Orang sampai antri mengular di demajors buat dapetin album Matraman,” ungkap Jimi.

Baca Juga :  5 Limbah Organik yang Bisa Kamu Gunakan untuk Membuat Kompos Sendiri

Vinil Matraman bahkan sempat dijual dengan harga yang sangat fantastis—hingga mencapai Rp 3 juta, padahal harga awalnya hanya sekitar Rp 350.000.

Hal ini menambah daftar kejutan bagi Jimi, yang merasa bersyukur melihat karya musiknya diterima dengan antusias oleh banyak orang, bahkan setelah lebih dari dua dekade.

Dari album yang awalnya hanya menjadi karya musik untuk mengenang momen, Matraman kini telah menjadi warisan budaya yang dihargai oleh banyak generasi.

Kesuksesan ini tidak hanya memberikan manfaat finansial bagi Jimi, tetapi juga mengukir nama The Upstairs di hati para penggemarnya, menjadikan Matraman sebagai salah satu album yang tidak akan terlupakan dalam sejarah musik Indonesia.***