NARASITODAY.COM – Usianya sudah menginjak 60 tahun, namun semangat Tedy untuk memperbaiki akses jalan di Kabupaten Bogor tak pernah surut.
Mantan Ketua RW 08, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, ini telah mendedikasikan waktunya selama bertahun-tahun untuk memastikan jalan di wilayahnya tetap layak dilalui.
Tedy pertama kali tergerak untuk memperbaiki jalan tersebut pada tahun 2000. Saat itu, akses jalan ini belum beraspal sama sekali.
“Waktu itu sudah mulai saya cor sedikit demi sedikit,” katanya saat ditemui di lokasi pada Rabu (19/3/2025).
Baru pada tahun 2001, jalan tersebut diaspal oleh pemerintah. Namun, seiring waktu, kondisi jalan kembali memburuk. Lubang-lubang besar bermunculan di sepanjang jalur dari ujung Tanjungsari menuju PTPN.
Tak ingin melihat pengguna jalan mengalami kesulitan, Tedy pun turun tangan. Dengan modal pribadi sekitar Rp500 ribu per hari, ia membeli pasir dan semen untuk menambal jalan rusak.
“Saya kerjakan ini sendiri, tanpa ada suruhan dari siapa pun. Ini murni inisiatif saya,” ujarnya.
Setiap hari, sejak pagi hingga sore, ia bekerja dengan alat seadanya. Hingga kini, jalan yang sudah ia perbaiki mencapai panjang sekitar 7 kilometer.
Akses jalan Leuwiliang-Sukabumi yang sedang ia benahi ini merupakan jalur vital, terutama menjelang arus mudik Lebaran.
Dia berharap pemerintah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan secara menyeluruh.
“Saya berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan ini agar pemudik merasa nyaman saat pulang kampung nanti,” tutupnya.














