Tim Damkar Bogor Berhasil Selamatkan Pekerja Sumur yang Terjebak di Kedalaman Sumur

0
Ilustrasi sumur

NARASITODAY.COM – Sebuah kejadian menegangkan mewarnai kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, ketika seorang pria yang tengah melakukan penggalian sumur tiba-tiba tertimpa reruntuhan beton.

Insiden yang terjadi di kedalaman sumur itu membuat korban terjebak selama kurang lebih satu jam, memicu kepanikan dan membutuhkan penanganan cepat dari tim penyelamat. Beruntung, berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran (damkar), nyawa pria tersebut berhasil diselamatkan.

“Kegiatan evakuasi korban terjebak di (lubang) sumur dan tertimpa reruntuhan beton. Lokasi kejadian di Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua,” ungkap Kepala Seksi Penyelamatan dan Pertolongan Darurat Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Wahyudi Hidayat, memberikan keterangan pada Kamis (24/4/2025) mengenai operasi penyelamatan dramatis yang terjadi sehari sebelumnya.

Wahyudi menjelaskan bahwa peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (23/4) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban, yang berprofesi sebagai pekerja sumur, dilaporkan terjebak di dalam lubang sumur setelah beton pada dinding bagian atas sumur tiba-tiba ambruk dan menimpanya.

Baca Juga :  Retribusi Lapak Pasar Petani Garuda, Pemkab Bogor Pastikan Administrasi Rapi

“Posisi korban, pekerja sumur, sedang melakukan penggalian, dikarenakan beton yang di dalam sumur suduh rapuh akhirnya korban tersebut tertimpa reruntuhan beton,” jelas Wahyudi, menggambarkan kondisi berbahaya yang dialami korban di kedalaman sumur.

Kepanikan melanda saksi mata yang melihat kejadian tersebut. “Pelapor dikarenakan sudah panik, lalu melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran untuk segera ditangani,” imbuh Wahyudi, menyoroti respons cepat yang dilakukan untuk menyelamatkan nyawa korban.

Sebuah video amatir merekam jelas betapa menegangkannya proses evakuasi yang dilakukan oleh tim rescue Damkar Kabupaten Bogor. Dengan peralatan khusus, termasuk alat tripod yang dipasang kokoh di atas mulut sumur, petugas berupaya keras mencapai dan mengeluarkan korban. Tripod ini berfungsi sebagai tumpuan untuk menaikkan dan menurunkan petugas serta korban dari kedalaman sumur yang gelap dan berbahaya.

Baca Juga :  Dukungan Penuh dari Wakil Bupati Bogor untuk Kegiatan Pesantren Kilat dan I’tikaf

Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang anggota damkar dengan sigap mengenakan alat pelindung diri lengkap, turun perlahan ke dalam sumur. Dengan hati-hati, ia berusaha menyingkirkan dan menghancurkan beton-beton yang menindih sebagian tubuh korban di dasar sumur. Suasana tegang menyelimuti proses penyelamatan yang membutuhkan ketelitian dan kehati-hatian ekstra.

Setelah berjibaku dengan reruntuhan beton, akhirnya korban berhasil ditarik ke atas menggunakan tali yang terhubung dengan tripod. Begitu berhasil dievakuasi dari lubang maut, korban langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans yang telah bersiaga di lokasi kejadian.

Baca Juga :  BPBD Bogor Gerak Cepat Tangani Banjir di Kampung Panjang, Warga Diminta Tetap Waspada

“Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Evakuasi dilakukan selama satu jam. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dicek kondisi kesehatannya,” terang Wahyudi, mengakhiri kabar cemas dengan informasi yang melegakan.

Keberhasilan tim damkar dalam mengevakuasi korban dalam kondisi selamat menjadi bukti profesionalisme dan kesiapsiagaan mereka dalam menghadapi situasi darurat. Kisah ini menjadi pengingat akan risiko pekerjaan di sektor konstruksi dan pentingnya keselamatan kerja, serta peran vital tim penyelamat dalam memberikan harapan di tengah situasi genting.***