Panti Asuhan di Bogor Ludes Terbakar, Warga dan Relawan Sigap Bantu Evakuasi

0
Panti Asuhan di Bogor Ludes Terbakar, Warga dan Relawan Sigap Bantu Evakuasi

NARASITODAY.COM – Langit mendung yang menggantung di atas kawasan Pasirkuda, Bogor Barat, Selasa siang (29/4/2025), tak menyangka akan menjadi saksi kepanikan besar.

Di balik pagar sederhana sebuah panti asuhan di Jalan Aria Suryalaga, jeritan dan kepulan asap menjadi pertanda datangnya bencana api melahap bangunan yang selama ini menjadi tempat berlindung bagi anak-anak yatim.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 13.00 WIB itu sontak memicu kepanikan, bukan hanya bagi para penghuni panti, tapi juga warga sekitar. Kobaran api yang muncul diduga berasal dari area gudang, tempat menyimpan sejumlah perlengkapan dan barang kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Bukan Kebakaran, Damkar Cileungsi Selamatkan Pria dari Gantungan Kunci

“Menurut saksi, awal mula terjadinya kebakaran berawal dari gudang. Saksi yang panik langsung menghubungi pihak Damkar,” ujar Kepala Bidang Penyelamatan dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor, M. Ade Nugraha, ketika dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Tanpa menunggu waktu lama, empat unit mobil pemadam diterjunkan. Para petugas bekerja cepat, berpacu dengan waktu dan nyala api yang terus membesar. Di tengah kepulan asap dan suara sirine, satu prioritas utama dilakukan: menyelamatkan para penghuni panti.

Baca Juga :  Pengunjung RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang Semakin Cerdas Kesehatan dengan Edukasi Intensif

Sebanyak 12 anak berhasil dievakuasi dari dalam bangunan, memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Ade menyampaikan, meski nyawa terselamatkan, kerugian materi yang ditinggalkan api tak sedikit. “Jumlah terevakuasi 12 anak. Kerugian kurang lebih Rp250 juta,” katanya.

Baca Juga :  Kebakaran Bandara Lagos Nigeria Luka 6 Orang, Penerbangan Ditangguhkan

Meski api telah berhasil dijinakkan, hingga saat ini penyebab pasti kebakaran masih belum bisa dipastikan. Ade menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Di tengah abu dan reruntuhan, tersisa harapan bahwa tempat yang penuh kenangan ini suatu hari bisa kembali berdiri. Sementara itu, untuk anak-anak yang selamat, hari itu menjadi bukti bahwa nyawa jauh lebih berharga dari apa pun yang terbakar.***