NARASITODAY.COM- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jalan dan Jembatan (Jajem) Wilayah VI Cigudeg terus menggencarkan perawatan sejumlah ruas jalan di wilayah kerjanya.
Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jalan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat.
Wilayah kerja UPT Jajem Wilayah VI Cigudeg mencakup tiga kecamatan, yakni Cigudeg, Nanggung, dan Sukajaya.
Sejak Februari 2025, petugas mulai melakukan pembersihan dan pembabatan bahu jalan di berbagai titik.
“Kalau konstruksi jalan, seperti tambal sulam jalan yang rusak, sudah kami mulai sejak beberapa waktu lalu,” ujar Kasubag TU Infrastruktur Jalan dan Jembatan Wilayah VI Cigudeg, Jajat Munajat, saat dihubungi pada Rabu, 30 April 2025.
Beberapa titik yang telah dilakukan perawatan antara lain ruas jalan Cigudeg-Kiarasari-Cisangku di STA 3 kilometer serta jalur Jalan Raya Ace Tabrani dan ruas Panjaungan-Nanggung.
Penilik Jalan dan Jembatan, Taufik Munandar, menambahkan bahwa pemeliharaan ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi jalan dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Namun, keterbatasan anggaran menjadi tantangan tersendiri.
“Tingkat kerusakan jalan sering kali tidak sebanding dengan kemampuan penanganan kami. Misalnya, ada kerusakan sepanjang lima ribu meter persegi, tapi anggaran yang tersedia hanya untuk seribu lima ratus meter persegi,” jelasnya.
Menurut Taufik, laporan kondisi jalan terus diperbarui setiap bulan. Namun tidak semua kerusakan dapat langsung ditangani, terutama untuk kerusakan parah yang seharusnya ditangani lewat program rekonstruksi jalan, bukan sekadar pemeliharaan.
“Kami tetap berusaha meminimalisir kerusakan dan menampung aspirasi masyarakat. Tapi perlu dipahami bahwa pemeliharaan jalan ada batas maksimalnya. Kalau sudah terlalu rusak, itu masuk kategori rekonstruksi,” ujarnya.














