Politisi PSI Bro ron Kecewa Kasus Penganiayaan Anak Kades Klapanunggal Diselesaikan Damai

0
Ronald A. Sinaga (Broron) saat ditemui di Pendopo Bupati Bogor. Foto : timetoday.id/Amelia Azizah

NARASITODAY.COM – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ronald A. Sinaga, menyampaikan kekecewaannya terkait penyelesaian kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak Kepala Desa Klapanunggal terhadap seorang warga.

Kasus tersebut disebut telah diselesaikan secara damai melalui pendekatan restorative justice.

Ronald, yang akrab disapa Broron, menyebut informasi terakhir yang diterimanya dari tim di lapangan menyatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat berdamai.

Baca Juga :  Harga BBM Beroktan Tinggi dan Diesel Kompak Berubah, Cek Rincian Tarif Terbaru Seluruh SPBU

“Info dari tim saya kemarin siang, katanya sudah damai. Kalau sudah damai, mau bagaimana lagi? Karena mereka memprioritaskan restorative justice, ya kita mendukung. Kalau memang jalannya begitu, ya bagaimana,” ujar Broron kepada wartawan, Sabtu (3/5/2025).

Meski mendukung proses penyelesaian damai, Bro ron mengingatkan bahwa pendekatan restorative justice tidak boleh menjadi pembenaran atas kekerasan yang berulang. Ia menegaskan akan mendorong proses hukum jika kasus serupa kembali terjadi.

Baca Juga :  Partai Kaesang Siap Menangkan Jaro Ade Dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2024

“Restorative justice itu untuk satu kali kejahatan. Kalau dua kali ada laporan, ya kita gas lagi. Semoga tobat,” ujarnya.

Bro ron juga menyoroti peran kepala desa yang menurutnya harus melindungi seluruh warga, termasuk dari tindakan yang dilakukan anggota keluarganya sendiri.

Baca Juga :  Kunjungan Kaesang ke Bogor Jadi Momentum Penguatan Hubungan Politik dan Sepak Bola

“Sebagai kepala desa, walaupun keluarga sendiri, juga harus tetap bisa menaungi warganya. Jangan aneh-aneh sama warga. Kasihan warga,” tegasnya.

Ia mengaku sedikit kecewa terhadap penyelesaian kasus tersebut, namun menghormati keputusan korban yang memilih jalur damai.

“Ya agak kecewa, tapi bukan hak saya. Kita mendukung saja apa yang diinginkan oleh warga,” tutupnya.