NARASITODAY.COM – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor mendesak pihak manajemen Bosowa Bina Insani untuk bertanggung jawab dan menyampaikan permintaan maaf terkait dugaan keracunan yang dialami sejumlah siswa penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Endah Purwanti, mengatakan pihaknya menyoroti aspek pengelolaan dapur MBG di Bina Insani dan meminta yayasan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas makanan yang disediakan.
“Kami berharap memang ini bisa diperbaiki ke depannya oleh pihak yayasan, ada empati untuk berstatemen mungkin dan permintaan maaf,” ujar Endah, Kamis (8/5/2025).
Endah menambahkan, DPRD telah memberikan sejumlah catatan kepada manajemen dapur MBG dan akan menindaklanjuti kasus ini melalui koordinasi lintas instansi.
“Nanti kita akan tindak lanjuti dengan rapat dengan Disdik, Dinkes serta BPOM sehingga menjadi SOP untuk kami ke depannya,” katanya.
Menurutnya, hingga saat ini sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan masih dalam tahap pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor.
“Hasilnya belum keluar karena masih diperiksa. Insya Allah keluar hari Minggu. Jadi secara sampel makanan sedang diproses dan diperiksa oleh Dinkes,” jelas Endah. ***














