Persiapan Matang, Kejuaraan Horseback Archery Piala Ketum PP Pordasi Siap Digelar Mei 2025

0
Atlet panahan berkuda, Muhammad Yahya Ayyas

NARASITODAY.COM – Di atas pasir Pantai Sanur, bukan hanya deru ombak yang akan terdengar. Kali ini, akan ada derap kuda dan suara anak panah melesat menembus angin. Kejuaraan Horseback Archery (HBA) siap digelar pada 11-12 Mei 2025, membawa semangat tradisi dan ambisi internasional dalam satu lintasan yang memukau.

Diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi), ajang ini tak sekadar menjadi ajang adu tangkas, tapi juga batu loncatan bagi para atlet berkuda memanah terbaik dari seluruh penjuru Indonesia untuk melangkah ke panggung dunia. Target utamanya: IHAA World Championships di Tennessee, Amerika Serikat, September 2025.

Baca Juga :  Sayang Anabul? Ini 5 Ketentuan untuk Membawa Hewan Peliharaan Naik Pesawat yang Harus Kamu Pahami, Agar Aman dan Nyaman

“Piala HBA ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempromosikan olahraga berkuda Indonesia, khususnya horseback archery di mata dunia,” ujar Deri Asta, Ketua Komisi Horseback Archery & Tent Pegging PP Pordasi.

Sebelas provinsi dari Indonesia mengirimkan kontingen terbaik mereka, bergabung dengan atlet dari Malaysia, Thailand, Singapura, dan bahkan Mongolia negara dengan warisan panjang dalam tradisi berkuda. Atmosfer internasional akan menyelimuti arena sepanjang dua hari kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua Umum PP Pordasi, Aryo Djojohadikusumo.

Baca Juga :  Indonesia Kirim 10 Wakil ke Babak 16 Besar Badminton Asia Championships 2026

Persiapan matang dilakukan demi memastikan kejuaraan berjalan sesuai standar. Lintasan, fasilitas pendukung, dan sistem penjurian telah dipersiapkan dengan melibatkan komunitas HBA lokal serta dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Persiapan teknis, termasuk lintasan pertandingan, fasilitas pendukung, dan koordinasi dengan panitia lokal telah hampir rampung,” jelas Deri. “Kolaborasi dengan komunitas HBA dan Pordasi Bali sangat baik. Kami memastikan kejuaraan ini akan berjalan sesuai standar nasional dan internasional.”

Dalam kejuaraan ini, para pemanah akan menguji keahlian mereka dalam dua kategori utama: Indonesian Track dan Raid 235. Yang pertama mengharuskan atlet melesat di lintasan lurus sepanjang 150 meter sambil menembak lima target.

Baca Juga :  Hewan-Hewan Unik yang Baru Ditemukan: 5 Spesies yang Membuat Ilmuwan Terpesona

Yang kedua lebih menantang: terdapat teknik double shot, angle triple shot, dan serial shot semuanya menguji presisi, kecepatan, dan kestabilan dari atas pelana yang terus bergerak.

Di balik semua aksi mendebarkan ini, tersimpan ambisi besar: mengangkat horseback archery Indonesia ke panggung global dan membuktikan bahwa warisan tradisional bisa bertransformasi menjadi olahraga berkelas dunia.***