Bus Tua Milik Pemkab Bogor Disulap Jadi Sarana Wisata Gratis, Ini Rutenya

0
Bus Tua Milik Pemkab Bogor Disulap Jadi Sarana Wisata Gratis, Ini Rutenya

NARASITODAY.COM – Di balik gemerlap rencana wisata dan geliat pembangunan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menyusun strategi unik yang mungkin luput dari perhatian publik, yakni menghidupkan kembali armada bus yang sudah lama teronggok, tak terpakai, bahkan nyaris terlupakan. Bus-bus tua itu akan diberi napas baru sebagai sarana transportasi wisata gratis untuk masyarakat.

Gagasan ini dilontarkan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto. Ia menyebut bahwa program ini bertujuan untuk memberikan fasilitas hiburan dan transportasi tanpa biaya bagi warga.

Baca Juga :  Dua Ruang Kelas SDN Nangela Ambruk Diterjang Hujan Deras Begini Kata Camat Nanggung

“Kita pengen ada bus wisata yg bagus yg bisa beroperasi di Kabupaten Bogor, tentunya gratis buat masyarakat,” ujar Rudy, Senin (26/5/2025).

Gagasan wisata dengan bus memang bukan hal baru di kota-kota besar. Namun, yang membedakan konsep ini adalah sumber armadanya.

Pemerintah tidak akan membeli bus baru, melainkan memanfaatkan kendaraan milik Pemkab yang selama ini jarang dipakai.

Upaya ini juga menjadi bentuk efisiensi anggaran sekaligus jawaban atas masalah akumulasi kendaraan tak produktif.

“Kita enggak membeli baru tapi memanfaatkan beberapa armada yang kita miliki hari ini yg jarang dipakai,” jelas Rudy.

Baca Juga :  Upaya Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, Pemkab Bogor Verifikasi 347 Kampung Ramah Lingkungan

Tak sekadar menghidupkan kendaraan, Pemkab Bogor juga merancang rute strategis yang melintasi titik-titik potensial wisata dan ikon wilayah. Bus tingkat direncanakan akan beroperasi dari Jalan Tegar Beriman menuju kawasan Jungleland, melintasi beberapa lokasi populer seperti Pakansari dan Tugu Pancakarsa.

“Kita lagi mau undang karoseri, kalau di karoseri jadi bus tingkat. Lalu bis tingkat juga ada beberapa armada yang beroperasi dari jalan Tegar Beriman sebelum Pakansari, lalu Tugu Pancakarsa, sampai terakhir di Jungleland,” tambahnya.

Baca Juga :  Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Pengawasan Terhadap Izin Usaha di Kawasan Puncak

Upaya ini bukan hanya soal menghidupkan kendaraan lama, tetapi juga memberi warna baru dalam wajah wisata malam di Bogor. Pemerintah melihat potensi besar dalam menghadirkan pengalaman baru yang bisa dinikmati masyarakat lokal maupun wisatawan dengan biaya nol rupiah.

“Kalau itu tiap hari ada bus tingkat beroperasi jam-jam tertentu malam hari, minimal menjadi sebuah destinasi wisata, bisa menambah keindahan Kabupaten Bogor,” tutup Rudy.***