Perbedaan Peringatan Wafat dan Kenaikan Yesus Kristus, Ini Penjelasannya

0
Ilustrasi Kenaikan Yesus Kristus

NARASITODAY.COM – Umat Kristiani akan memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus pada tanggal 29 Mei mendatang. Tahun ini, peringatan tersebut hadir dengan penyebutan nama baru yang sebelumnya dikenal sebagai “Kenaikan Isa Almasih”. Perubahan ini terjadi setelah Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) yang mengatur perubahan nomenklatur resmi peringatan tersebut.

Namun, tidak sedikit yang masih bertanya-tanya mengenai perbedaan antara peringatan wafat Yesus dan Kenaikan Yesus Kristus. Dua peristiwa ini memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Kristiani, dan penting untuk memahaminya secara tepat.

Wafat Yesus: Penebusan Dosa Umat Manusia

Baca Juga :  5 Pemicu Retaknya Hubungan Persaudaraan Setelah Orangtua Wafat

Menurut penjelasan dari buku Menggali Ulang Yesus Sejarah karya Roy Eckardt (2006), peringatan wafat Yesus Kristus mengacu pada peristiwa penyaliban di Bukit Golgota. Peristiwa ini diyakini umat Kristiani sebagai bentuk pengorbanan Yesus, yang adalah Anak Allah, untuk menebus dosa manusia.

Penyaliban tersebut merupakan puncak dari penderitaan-Nya dan diperingati sebagai bagian dari liturgi gereja setiap tahun pada Jumat Agung, tepat sebelum perayaan Paskah. Dalam ajaran Kristen, ini menegaskan doktrin pendamaian antara manusia dan Tuhan melalui pengorbanan Kristus.

Kenaikan Yesus Kristus: Awal Janji Kehidupan Kekal

Baca Juga :  Sekda Bogor Sebut Idul Adha sebagai Pengingat Pentingnya Keikhlasan dan Rasa Syukur dalam Kehidupan Masyarakat

Sementara itu, Kenaikan Yesus Kristus merujuk pada peristiwa Yesus yang naik ke surga setelah kebangkitan-Nya dari kematian. Peristiwa ini terjadi 40 hari setelah kebangkitan, dan dianggap sebagai penanda Yesus kembali kepada Bapa-Nya di surga.

Peristiwa ini juga dijelaskan dalam Perjanjian Baru dan merupakan momen penting dalam teologi Kristen karena menjadi awal penggenapan janji Yesus akan kedatangan Roh Kudus kepada murid-murid-Nya. Selain itu, Kenaikan ini menegaskan harapan kehidupan kekal bagi para pengikut-Nya.

Ringkasan Perbedaan:

  • Wafat Yesus diperingati sebagai hari pengorbanan-Nya di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

  • Kenaikan Yesus menandai saat Yesus naik ke surga, 40 hari setelah kebangkitan, sebagai penggenapan janji-Nya.

  • Jumat Agung menjadi hari peringatan wafat, sementara Kenaikan Yesus Kristus dirayakan 40 hari setelah Paskah.

  • “Peringatan wafat-Nya Yesus mengarah pada penebusan. Kenaikan Yesus Kristus menandai awal penggenapan janji-Nya akan Roh Kudus dan kehidupan kekal bagi yang percaya.”

Baca Juga :  Setelah Lebaran, Lakukan 5 Tes Kesehatan Ini untuk Menjaga Kondisi Tubuh

Dengan memahami perbedaan ini, umat Kristiani diharapkan bisa lebih menghayati makna spiritual dari kedua peristiwa penting tersebut. Semoga informasi ini bisa menambah wawasan menjelang perayaan Kenaikan Yesus Kristus.***