Negosiasi I-EU CEPA Hampir Dekade, Pemerintah Ajak Semua Pihak Dukung Penyelesaian

0
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

NARASITODAY.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan harapan agar negosiasi perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement/I-EU CEPA) dapat segera diselesaikan. Ia mengungkapkan perlunya dukungan untuk menuntaskan pembahasan yang sudah berlangsung hampir satu dekade.

“Saya rasa kita butuh dukungan. Tentu saja ada dua atau tiga isu yang telah ditawarkan kepada kita,” ujar Airlangga dalam acara Indonesia-France Business Forum, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga :  Bangladesh Perintahkan PNS Matikan AC dan Lampu, Krisis Timur Tengah Tekan Pasokan Energi

Airlangga menekankan bahwa perundingan yang telah memakan waktu sembilan tahun perlu segera dituntaskan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan.

“Sudah saatnya bagi kita untuk mengesampingkan perbedaan dan melanjutkan filosofi keberlanjutan. Kita telah membahas ini selama sembilan tahun. Dan sudah saatnya untuk berhenti,” tegasnya.

Selain kerja sama perdagangan dan investasi, Airlangga juga menyoroti inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kolaborasi ke sektor lain seperti pertahanan dan pendidikan, khususnya pada bidang STEAM (Sains, Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika).

Baca Juga :  Geger! Kerangka Manusia Berpakaian Linmas Ditemukan di Belakang Kantor DPRD Kota Solok

“Penting bagi anak muda Indonesia untuk mendapatkan akses pendidikan. Di Prancis, di bidang sains, teknologi, teknik dan yang terpenting bagi Prancis dan Paris adalah seni. Jangan lupakan seni dan matematika,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Airlangga juga mengungkapkan bahwa Indonesia dan Prancis telah menyepakati sekitar 26 kerja sama, yang dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman. Kerja sama tersebut mencakup berbagai sektor, sebagai bagian dari komitmen kedua negara untuk mempererat hubungan hingga tahun 2050 melalui deklarasi visi bersama.

Baca Juga :  Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Hadiri Rapat Koordinasi di Kemen PU Bahas Pengendalian Banjir

“Saya hitung total nota kesepahamannya, paling tidak US$11 miliar. Jadi itu betul-betul inti dari pidato kedua pemimpin kita yang akan membawa Indonesia dan Prancis ke tingkat selanjutnya. Tidak hanya antar pemerintah, tetapi juga antarpelaku usaha dan selanjutnya antar masyarakat,” jelas Airlangga.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan bilateral antarnegara, tetapi juga mendorong keterlibatan langsung dari dunia usaha dan masyarakat di kedua negara.***