NARASITODAY.COM – Crystal Palace menghadapi ancaman serius gagal berlaga di Liga Europa musim depan, meskipun telah mencetak sejarah dengan menjuarai Piala FA 2025 usai menundukkan Manchester City 1-0 di partai final. Gelar ini merupakan trofi pertama Palace sepanjang sejarah klub dan seharusnya membuka jalan mereka ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya.
Namun, peluang The Eagles bermain di “Liga Malam Jumat” terancam batal karena masalah kepemilikan klub. Dilaporkan oleh Bild, klub asal London itu bisa dilarang tampil di Eropa karena keterkaitan John Textor, pemegang 43 persen saham Crystal Palace sejak 2021, yang juga merupakan pemilik mayoritas Olympique Lyon klub asal Prancis yang juga lolos ke Liga Europa musim depan.
Peraturan UEFA secara tegas melarang satu individu memiliki “kendali atau pengaruh” terhadap lebih dari satu klub yang bermain di kompetisi Eropa yang sama. Oleh karena itu, Crystal Palace harus membuktikan bahwa Textor tidak memiliki wewenang dalam pengambilan keputusan operasional di klub jika ingin mempertahankan tempat mereka di Liga Europa.
Jika terbukti melanggar aturan tersebut, Palace kemungkinan akan turun kasta ke UEFA Conference League. Dalam skenario ini, Nottingham Forest, yang finis di peringkat ketujuh Premier League dan awalnya lolos ke Conference League, akan naik menggantikan Palace di Liga Europa.
Masalah tak berhenti di situ. Jika Palace dialihkan ke Conference League, persoalan kepemilikan bisa muncul lagi. David Blitzer, salah satu pemegang saham Palace, juga memiliki kepemilikan di klub Denmark Brøndby IF, yang juga lolos ke kompetisi tersebut musim depan.
Skenario terburuk bagi Palace adalah gagal tampil di Eropa sama sekali. Dalam kasus itu, tempat mereka akan dialihkan ke Brighton & Hove Albion, tim peringkat kedelapan Premier League yang juga merupakan rival sekota mereka.
Palace sendiri finis di peringkat ke-12 klasemen akhir Premier League dengan 53 poin dan tidak lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur liga. Tiket ke Eropa mereka sepenuhnya berasal dari keberhasilan menjuarai Piala FA.***














