
NARASITODAY.COM, LIVERPOOL – Keangkeran Stadion Anfield gagal menyelamatkan Liverpool dari ambisi besar Paris Saint-Germain (PSG). Dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions yang berlangsung di bawah guyuran hujan lebat Merseyside, Rabu (15/4) dini hari WIB, Les Parisiens sukses menggilas tuan rumah dengan skor 2-0.
Kemenangan ini memastikan langkah PSG ke babak semifinal dengan agregat telak 4-0, sekaligus mengubur impian Arne Slot untuk membawa trofi kuping lebar ke lemari juara The Reds musim ini.
Tembok Kokoh di Tengah Hujan
Laga dimulai dengan tempo yang sedikit lambat dari pihak Liverpool. Guyuran hujan tampaknya membuat irama permainan tuan rumah terganggu, yang justru dimanfaatkan PSG untuk mendikte jalannya laga.
Daya sengat Liverpool baru mulai terasa saat Mohamed Salah masuk pada menit ke-32 menggantikan Hugo Ekitike. Meski tensi meningkat, babak pertama berakhir dengan skor kacamata.
Memasuki babak kedua, Arne Slot mencoba mengubah strategi dengan memasukkan Joe Gomez dan Cody Gakpo. Perubahan ini membuat pertahanan PSG kocar-kacir. Kiper PSG, Matvey Safonov, dipaksa bekerja ekstra keras melakukan serangkaian penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang.
Drama sempat terjadi ketika wasit menunjuk titik putih setelah Mac Allister terjatuh akibat berbenturan dengan Willian Pacho. Namun, napas lega berembus di kubu PSG setelah wasit membatalkan penalti tersebut usai meninjau Video Assistant Referee (VAR).
Petaka Serangan Balik
Keasyikan menyerang menjadi bumerang bagi Liverpool. Pada menit ke-72, saat publik Anfield terus bersorak memberikan semangat, Ousmane Dembele membungkam tribun tuan rumah. Melalui tembakan keras yang menghujam di antara celah tiga pemain lawan, Dembele membawa PSG unggul 1-0 (agregat 3-0).
Gol tersebut tampak meruntuhkan mental juang Virgil van Dijk dan kawan-kawan. Semangat yang meluap-luap di awal babak kedua perlahan mengendur seiring waktu yang kian menipis.
Penderitaan Liverpool genap di masa injury time (90+1′). Melalui skema serangan balik cepat yang menjadi ciri khas tim asuhan Luis Enrique, Barcola mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kiri yang diselesaikan dengan dingin oleh Dembele. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Menanti Madrid atau Bayern
Dengan agregat meyakinkan 4-0, PSG kini resmi berdiri di empat besar Eropa. Mereka kini tinggal menunggu pemenang dari laga raksasa lainnya antara Real Madrid melawan Bayern Munich untuk memperebutkan satu tiket ke partai puncak Liga Champions 2025/2026.
Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi evaluasi besar di musim perdana Arne Slot, sementara bagi PSG, ini adalah penegasan bahwa mereka tetap menjadi ancaman paling serius di benua biru meski tanpa nama-nama besar di masa lalu.***
Editor : Alysa
Sumber : cnnindonesia.com












