Mendampingi Anak di Hari Pertama Sekolah ASN Pemkab Bogor Manfaatkan WFA

0
ASN
Guru dan tenaga pendidik SDN Sirnagalih 05 mengikuti pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, Rabu (15/7/2026).Foto : dok.Diskominfo Kabupaten Bogor

NARASITODAY.COM, BOGOR – Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor memanfaatkan kebijakan fleksibilitas kerja atau Work From Anywhere (WFA) untuk mendampingi anak pada hari pertama masuk sekolah dan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu (15/7/2026).

Kebijakan tersebut mengacu pada Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor B/257/M.KT.02/2026 tentang fleksibilitas pelaksanaan tugas kedinasan bagi ASN yang mendampingi anak pada hari pertama sekolah. Melalui skema tersebut, ASN tetap dapat menjalankan tugas tanpa mengganggu pelayanan publik.

Baca Juga :  Bupati Bogor Raih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 untuk Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas

Salah seorang ASN Pemkab Bogor, Rahmat Hidayat, memanfaatkan kebijakan tersebut untuk mengantarkan anak pertamanya yang mulai bersekolah di SDN Sirnagalih 05, Kecamatan Tamansari.

Rahmat mengaku bersyukur dapat mendampingi anaknya pada hari pertama sekolah.

“Saya merasa senang dan bangga bisa mengantarkan anak pertama saya memasuki jenjang Sekolah Dasar. Momen ini sangat berkesan bagi kami sebagai orang tua,” ujarnya.

Ia menilai kebijakan WFA memberi ruang bagi ASN untuk menjalankan peran sebagai orang tua tanpa mengabaikan tanggung jawab sebagai pelayan publik.

Baca Juga :  Jaro Ade Selamatkan Masa Depan Arya, Pemulung Cilik yang Kini Kembali ke Sekolah Tengah Ikut Ujian

Rahmat juga berharap pelaksanaan MPLS di seluruh sekolah berlangsung aman, ramah anak, dan bebas dari perundungan.

“Semoga MPLS menjadi kegiatan yang edukatif, menyenangkan, dan bebas dari segala bentuk perundungan maupun tindakan yang tidak mendidik,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN Sirnagalih 05, Johan Sri Wahyudi, mengatakan MPLS di sekolahnya menerapkan konsep Sekolah Ramah Anak untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan belajar.

Baca Juga :  Sekda Ajat Ingin Aksi Bersih Jadi Budaya Bukan Cuma Seremonial

“Kami ingin menghadirkan proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan sehingga anak-anak merasa nyaman sejak hari pertama berada di sekolah,” kata Johan.

Selain mengenalkan lingkungan sekolah, guru, dan tata tertib, peserta didik baru juga diperkenalkan dengan berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Menurut Johan, pemetaan minat dan bakat siswa sejak awal menjadi bagian dari pembinaan agar potensi mereka dapat berkembang secara optimal.***

Editor : Alysa

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor