Pangeran Harry dan Meghan Markle Tiba di Australia untuk Tur Perdana Setelah Kembali ke Bumi Kanguru

0
Pangeran Harry dan Meghan Markle
Pangeran Harry dan Meghan Markle.Foto : people.com

NARASITODAY.COM,MELBOURNE – Enam tahun setelah kunjungan bersejarah mereka sebagai anggota aktif Kerajaan Inggris, Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali menginjakkan kaki di tanah Australia pada Selasa (14/4/2026). Kedatangan pasangan Sussex ini mengawali tur empat hari yang memadukan misi kemanusiaan dengan kegiatan gaya hidup mandiri mereka.

Meskipun perjalanan ini disebut sebagai kunjungan pribadi yang dibiayai secara mandiri, kehadiran mereka tetap memicu perdebatan hangat di publik Australia, terutama terkait beban biaya keamanan tambahan yang harus ditanggung oleh kepolisian setempat.

Tiba dengan Penerbangan Komersial

Berbeda dengan kemegahan kunjungan kenegaraan formal, Harry dan Meghan mendarat di Melbourne setelah menempuh perjalanan kelas bisnis dari Los Angeles menggunakan maskapai komersial Qantas Airways.

Baca Juga :  Bagaimana Cara Menghadapi Pasangan yang Kabur Saat Konflik? Ini 5 Solusinya

Nostalgia pun terasa kental. Australia memiliki tempat khusus dalam sejarah mereka; pada 2018, hanya lima bulan setelah menikah, Meghan mengumumkan kehamilan pertamanya beberapa jam setelah mendarat di Sydney. Kini, mereka kembali sebagai warga sipil yang menetap di California, namun tetap dengan magnet popularitas yang tak memudar.

Sentuhan Hangat di Rumah Sakit dan Tempat Penampungan

Agenda hari pertama langsung diisi dengan kegiatan sosial yang menyentuh hati. Mengenakan setelan biru tua yang senada, pasangan ini mengunjungi Rumah Sakit Anak Kerajaan di Melbourne. Di taman terapi rumah sakit, Harry dan Meghan tampak akrab berbincang dengan pasien anak-anak.

Harry sempat memberikan pujian hangat ketika melihat papan sambutan buatan tangan yang disiapkan para pasien.

Baca Juga :  Saat Pulau Tenggelam, Warga Tuvalu Mengarungi Harapan Lewat Visa Iklim

“Indah,” puji Harry singkat sambil tersenyum ke arah anak-anak, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Tak jauh dari sana, Meghan Markle menunjukkan sisi personalnya dengan turun langsung ke dapur di sebuah tempat penampungan wanita korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Melbourne. Sang Duchess terlihat membantu menyajikan makanan bagi para penghuni shelter tersebut sebelum mereka melanjutkan agenda ke Museum Seni Veteran Nasional Australia.

Antara Protokol dan Bisnis

Setelah berganti pakaian dengan nuansa warna bumi Harry dengan celana cokelat batu dan Meghan dengan turtleneck krem serta rok senada pasangan ini dijadwalkan terbang ke ibu kota, Canberra, pada Rabu (15/4) untuk bertemu para veteran.

Baca Juga :  Warga Diimbau Update Sertipikat Tanah Lama Saat Libur Lebaran

Agenda mereka tergolong padat:

  • Rabu (15/4): Pertemuan veteran di Canberra.
  • Kamis (16/4): Konferensi kesehatan mental di Melbourne.
  • Jumat (17/4): Acara berlayar dan rugby di Sydney.

Namun, bagian paling menarik dari perjalanan ini adalah penutupnya di akhir pekan. Meghan Markle dijadwalkan menetap di Sydney untuk menjadi tuan rumah sebuah retret kesehatan berbayar. Bertempat di sebuah hotel pantai mewah, retret tersebut akan menampilkan sesi yoga, manifestasi, hingga penyembuhan suara (sound healing).

Meski disambut meriah oleh para penggemar, kritik dari sebagian masyarakat Australia terkait biaya pengamanan di Melbourne, Canberra, dan Sydney menjadi pengingat bahwa status “pribadi” pasangan ini tetap membawa konsekuensi publik yang signifikan bagi negara tuan rumah.***

Editor : Alysa

Sumber : cnnindonesia.com