Pengelola TPAS Galuga Imbau Warga Hati-hati Lewat Jalan Sekitar, Pasang Spanduk Peringatan

0
Pengelola TPAS Galuga Imbau Warga Hati-hati Lewat Jalan Sekitar, Pasang Spanduk Peringatan

NARASITODAY.COM – Menyusul beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menutupi akses jalan, pihak pengelola akhirnya angkat bicara.

Operator alat berat TPAS Galuga, Aji S., menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan longsor seperti yang ramai diberitakan, melainkan hanya pergeseran sampah.

“Menanggapi yang ramai di media sosial, tidak semuanya benar. Bukan longsor, tetapi hanya pergeseran,” kata Aji kepada wartawan, Senin (9/6/2025).

Baca Juga :  Tidak Mencapai 60 Persen, Partisipasi Pemilih di Pilkada Bogor Dinilai Memprihatinkan

Ia menjelaskan, pergeseran sampah yang terjadi hanya berdampak sekitar 10 sentimeter ke arah jalan warga. Meski demikian, akses jalan disebut masih dapat dilalui oleh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

“Dari titik sampah ke jalan hanya sekitar 10 sentimeter. Memang sempat menutup sebagian akses, tapi kendaraan masih bisa melintas,” jelasnya.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Pastikan Jalan Abdul Fatah Ciampea Diperbaiki Tahun Ini

Sebagai langkah penanganan awal, pihak TPAS telah menurunkan tiga unit alat berat ke lokasi dan memasang spanduk imbauan kepada warga sekitar.

“Kenapa belum dibersihkan total, karena kami sedang fokus pada pelayanan armada pengangkut sampah. Rencananya akan dilanjutkan minggu depan setelah pelayanan selesai,” tambah Aji.

Baca Juga :  Rutinkan Jalan Kaki Malam Hari, Ini 5 Khasiatnya untuk Tubuh dan Pikiran

Ia juga menyebutkan, kegiatan operasional di TPAS pada hari Minggu bersifat fleksibel, tergantung kondisi. Beberapa alat berat seperti ekskavator saat ini tengah dalam proses perbaikan dan akan segera difungsikan kembali.

“Kami mengimbau kepada warga yang melintasi kawasan TPAS Galuga agar selalu berhati-hati, terutama saat jalan licin. Kami akan terus berupaya melakukan antisipasi,” pungkas Aji.***