NARASITODAY.COM – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terus memacu langkahnya untuk meloloskan atlet ke Olimpiade Los Angeles 2028. Salah satu strategi yang dilakukan adalah mengintensifkan keikutsertaan atlet nasional dalam kompetisi internasional.
Dalam waktu dekat, sejumlah atlet akan berlaga di dua kejuaraan penting: IFSC World Cup Chamonix 2025 di Prancis dan Asean Climbing Championship 2025 di Malaysia.
Ajang World Cup Chamonix akan berlangsung pada 11–13 Juli 2025 dan mempertandingkan dua nomor, yaitu lead dan speed. Untuk nomor lead putra, Indonesia akan diwakili oleh Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang dan Musauwir, sedangkan satu-satunya wakil di sektor putri adalah Sukma Lintang Cahyani.
Sementara itu, pada disiplin speed, Indonesia mengirimkan lima atlet putra dan lima atlet putri. Daftar atlet yang turun di nomor ini antara lain: Alfian Muhammad Fajri, Antasyafi Robby Al Hilmi, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, dan Veddriq Leonardo untuk sektor putra; serta Amanda Narda Mutia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, Susan Nurhidayah, dan Puja Lestari untuk sektor putri.
Secara paralel, FPTI juga mengirim atlet-atlet disiplin lead dan boulder ke Asean Climbing Championship 2025 di Malaysia, yang berlangsung pada 4–6 Juli 2025. Mereka yang berpartisipasi antara lain Muhammad Ramzi Firmansyah, Mahesa Caesar, Ardana Cikal Damarwulan, Alma Ariella Tsany, dan Nur Ismatul Sakdia.
Menurut Sekretaris Umum PP FPTI, Pristiawan Buntoro, langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang federasi dalam membina dan mempersiapkan kekuatan timnas untuk menghadapi babak kualifikasi menuju Olimpiade 2028.
“Pengiriman Timnas panjat tebing Indonesia ke Chamonix (IFSC World Cup Series) dan Malaysia merupakan keseriusan kami dalam membangun kekuatan Timnas Indonesia pada disiplin lead dan boulder. Ini juga selaras dengan target utama kami untuk lolos kualifikasi disiplin lead di Olimpiade Los Angeles 2028,” ujar Pristiawan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/7/2025).
Sebelumnya, performa atlet Indonesia di nomor lead menunjukkan tren positif pada IFSC World Cup Innsbruck 2025. Dua atlet putra, Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang dan Putra Tri Ramadani, sukses menembus babak semifinal. Rizky meraih posisi ke-12 dengan 42 poin, sementara Putra Tri menempati peringkat ke-16 dengan 38+ poin.
Poin yang diperoleh kedua atlet cukup kompetitif dan menunjukkan peningkatan performa signifikan, tidak terpaut jauh dari zona final. Bahkan, Rizky sebelumnya berhasil menembus babak final di IFSC World Cup Bali 2025. Sementara itu, Sukma Lintang Cahyani juga terus berupaya memperkuat penampilannya di seri yang sama.
Untuk sektor boulder, meski Muhammad Raviandi dan Muhammad Ravianto belum berhasil lolos ke semifinal di ajang World Cup Bern dan Prague, keduanya dinilai menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk bersaing ke depan.
Pristiawan menambahkan, capaian tersebut menjadi semangat baru bagi timnas Indonesia.
“Tren positif peningkatan performa atlet lead di seri Innsbruck diharapkan menjadi modal awal untuk terus meningkatkan kepercayaan diri mereka, demi meraih prestasi puncak hingga tercapainya target di Los Angeles 2028,” ujarnya.***













