
NARASITODAY.COM – Isu peredaran beras oplosan tengah menjadi perhatian publik di sejumlah daerah. Namun, hingga pertengahan Juli 2025, Pasar Cibinong, Kabupaten Bogor, dipastikan masih bebas dari praktik kecurangan tersebut.
Kepala Unit Pasar Cibinong, Adlino Novianto, menegaskan bahwa pihaknya belum menemukan adanya indikasi peredaran beras oplosan. Penelusuran telah dilakukan, namun para pedagang dinilai masih menjual beras sesuai jenis dan kualitas yang didapat dari Pasar Induk Cipinang.
“Kita sudah coba telusuri, kita juga harus tau maksud oplosan yang bagaimana gitu. Kalo memang bentuknya kecurangan, beras medium terus dia kemas dijual sebagai premium itu jelas kecurangan. Kita pun akan melaporkan,” jelas Adlino kepada wartawan, Jumat (18/7/2025).
Menurutnya, seluruh pedagang beras di Pasar Cibinong yang ada saat ini berjumlah delapan pedagang hanya menjual beras sesuai pasokan dan spesifikasi dari distributor.
“Tapi sejauh ini di Pasar Cibinong belum menemukan beras yang disebut oplosan, karena kita telusuri bahwa pedagang juga tidak ada gitu. Bahkan mereka juga hanya belanja di Pasar Cipinang, pasar induk. Datangnya speknya sekian, ya itu yang dia jual ke konsumen akhir,” tegasnya.
Meskipun belum ditemukan praktik oplosan, pihak pasar tetap meningkatkan pengawasan. Pemantauan harga dan kualitas dilakukan setiap hari, guna mendeteksi lebih awal bila ada gejolak atau indikasi pelanggaran.
“Kalau pengawasan kita setiap hari nginput harga. Ketika ada gejolak-gejolak harga, kan itu harian monitoringnya. Nanti Dinas Indag yang akan mengakibatkan tindakan,” ucap dia.
Selama dua bulan terakhir, memang terdapat sedikit kenaikan harga. Namun menurut Adlino, hal tersebut masih dalam kategori wajar.
“Kita menemukan sebulan dua bulan ini ada kenaikan, tapi menurut kita hal yang wajar, itu aja sih. Tapi terkait dengan kalo ada yang ekstrem, pasti bicara ke petugas kita karena setiap hari melayani mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, Arif Rahman, turut memastikan bahwa pasar-pasar di wilayahnya, termasuk Pasar Cibinong, masih aman dari peredaran beras oplosan.
“Sampai saat ini belum ada laporan maupun temuan terkait beras oplosan di pasar-pasar yang ada di Kabupaten Bogor,” tegas Arif.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bulog dan Perumda Tohaga untuk menjaga keamanan pasokan pangan, serta melakukan pengawasan rutin di pasar tradisional maupun modern.***
Penulis : Amelia
Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday













