NARASITODAY.COM, JAKARTA – Selebgram sekaligus beauty influencer Tasya Farasya (34) menekankan pentingnya penerapan pola asuh bersama atau co-parenting pascaperceraian. Menurutnya, hubungan baik antar-orang tua mutlak dilakukan demi menjaga perkembangan mental anak.
Tasya menegaskan, urusan pribadi tidak boleh mengalahkan kepentingan masa depan anak. Kehadiran lengkap kedua orang tua dinilai sangat krusial, terutama dalam momen-momen penting sang buah hati.
“Ya memang harus dong co-parenting, kan ini semua buat kepentingan anak, bukan kepentingan pribadi. Kepentingan anak gitu kan, jadi ya harus saja, biasa saja,” kata Tasya Farasya saat ditemui di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).
Tasya menilai praktik co-parenting sudah menjadi hal yang lumrah di Indonesia. Saat ini, banyak figur publik maupun masyarakat luas yang tetap menjaga komunikasi demi membagi peran sebagai ayah dan ibu yang utuh. Ia bersyukur kedua anaknya tetap mendapatkan kasih sayang seimbang.
“Banyak juga kan di sini, maksudnya di Indonesia banyak ibu-ibu yang co-parenting juga sama ayahnya gitu kan. Intinya anak alhamdulillah sekarang mendapatkan pasti mendapatkan peran dua-duanya, ibu dan ayah gitu,” tuturnya.
Di samping menjaga pola asuh, Tasya juga membagikan cara pribadinya dalam berdamai dengan masa lalu. Ia memilih menghadapi realita dengan selera humor dan mengalihkan energi ke aktivitas fisik.
“Berdamai dengan masa lalu dengan cara melawak ya, dan olahraga. Jadi atlet, biasanya orang-orang yang agak berdamai masa lalu tuh jadi atlet gitu, atlet padel gitu kan, tiba-tiba bikin lapangan padel gitu,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Tasya Farasya resmi bercerai dengan Ahmad Assegaf pada akhir tahun 2025, setelah membina rumah tangga selama kurang lebih tujuh tahun sejak 18 Februari 2018. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai dua orang anak, yaitu Maryam Eliza Khair dan Hasan Isa Assegaf.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














