
NARASITODAY.COM – Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani, menatap China Open 2025 dengan target realistis. Ia berharap bisa mengulang pencapaiannya di Indonesia Open Super 1000 tahun ini.
“Target masuk delapan besar dulu untuk menyamai hasil saya di Indonesia Open Super 1000 tahun ini. Baiknya lagi bisa lebih dari itu,” ujarnya melalui rilis resmi federasi, Senin (21/7/2025).
Putri telah menjalani latihan resmi di Olympic Sport Center Changzhou, meski waktu untuk menjajal lapangan hanya terbatas 30 menit. Hal ini juga dialami oleh wakil sektor lainnya dalam sesi latihan tersebut.
“Memang tidak ada waktu banyak untuk coba lapangan. Satu sektor hanya kebagian 30 menit berdasarkan jadwal yang ada,” ucap Putri. “Tadi saya merasakan di lapangan ada menang kalah angin terutama di lapangan satu sangat berangin. Saya harus cepat beradaptasi dengan kondisi ini mengingat pekan lalu di Jepang kondisinya berbeda. Saya harus bisa mengontrol pukulan-pukulan saya,” tambahnya.
- Ganda Putra Fokus pada Adaptasi Angin
Hal serupa disampaikan pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Mereka mengakui tantangan adaptasi terhadap angin yang cukup kencang dan berbeda-beda di setiap lapangan.
“Lapangan di sini sangat berangin. Hembusan anginnya pun berbeda di lapangan satu, dua atau tiga. Tapi kami harus cepat beradaptasi dengan kondisi ini. Tadi coba dimaksimalkan latihannya. Kesiapan kami sudah cukup bagus,” ujar Bagas.
- Antisipasi Duel Lawan Jepang di Babak 32 Besar
Pada babak 32 besar, Leo/Bagas akan bertemu wakil Jepang, Takumi Nomura/Yuichi Shimogami. Meski unggul di peringkat, keduanya tetap waspada.
“Walau secara peringkat mereka masih di bawah kami tapi kami tidak boleh lengah. Daya juang dan keuletan mereka harus diwaspadai,” tegas Leo.***
Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday













