Amalan Hari Senin yang Dianjurkan, Lengkap dengan Dalilnya

0
Foto tangkapan layar akun X : Nava Tours & Travel

NARASITODAY.COM – Banyak yang menganggap Senin adalah hari yang berat. Namun, dalam Islam, hari Senin justru memiliki keutamaan tersendiri.

Nabi Muhammad SAW bahkan dilahirkan pada hari Senin, sehingga amalan di hari ini sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berikut beberapa amalan yang bisa dilakukan pada hari Senin:

Puasa Sunnah Senin

Puasa di hari Senin merupakan amalan yang paling utama. Rasulullah SAW bersabda.
“Itu adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus, atau hari diturunkannya wahyu kepadaku” (HR. Muslim).

Baca Juga :  Panduan Berpuasa untuk Pasien Migrain: 5 Cara Menghindari Sakit Kepala

Selain menambah pahala, puasa ini juga dapat membersihkan hati dan melatih kesabaran.

Memperbanyak Dzikir dan Doa

Hari Senin bisa dijadikan momen untuk memperbanyak dzikir dan doa, terutama di waktu-waktu mustajab seperti setelah shalat fardhu dan di sepertiga malam.

Sedekah dan Membantu Sesama

Bersedekah di hari Senin diyakini mendatangkan keberkahan. Rasulullah SAW sendiri dikenal sebagai orang yang dermawan setiap waktu, namun hari-hari tertentu bisa menjadi momen untuk meningkatkan kebaikan.

Baca Juga :  Waktu Sahur yang Tepat dan Keberkahan di Balik Makan Sahur

Membaca Al-Qur’an

Menyibukkan diri dengan membaca Al-Qur’an di hari Senin akan membawa ketenangan jiwa. Setiap huruf yang dibaca bernilai pahala berlipat ganda.

Muhasabah Diri

Hari Senin sering disebut sebagai awal pekan kerja atau sekolah. Jadikan hari ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi diri, menyusun rencana amal shalih, dan memperbaiki kesalahan di pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Rasulullah SAW dan Wasiat Mulia tentang Puasa Tiga Hari Setiap Bulan

Mengawali Pekan dengan Semangat Ibadah

Dengan menjalankan amalan-amalan di atas, hari Senin tidak lagi terasa berat. Sebaliknya, ia bisa menjadi awal yang penuh berkah dan keberuntungan.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya” (HR. Ahmad).

Maka, selain ibadah vertikal, jangan lupa untuk memperbanyak amal sosial yang bermanfaat bagi orang lain.***

Ikuti Berita : Google News
Ikuti Saluran WhatsApp: Narasitoday