NARASITODAY.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-76 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia, ratusan Polwan dari berbagai satuan di seluruh wilayah Indonesia menggelar napak tilas bersejarah di Kota Bukittinggi.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang perjuangan para pendahulu Polwan, tetapi juga untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan anggota Polwan saat ini.
Napak tilas dimulai dari ikon kota Bukittinggi, Jam Gadang, dan dilanjutkan menuju Monumen Polwan sebelum berakhir di Stasiun Lambuang. Rute ini dipilih bukan tanpa alasan, setiap titik dalam perjalanan tersebut menyimpan nilai sejarah yang mendalam bagi korps Polwan.
Turut hadir dalam acara ini, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, dan Perwira Koordinator (Pakor) Polwan RI, Brigjen Pol Dra. Desy Andriani. Mereka bersama-sama melepas rombongan napak tilas dengan penuh khidmat.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan kepada para Polwan terdahulu yang telah berjasa besar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia.
“Kegiatan napak tilas ini bukan hanya sekadar mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat ikatan di antara para Polwan dan meningkatkan rasa cinta tanah air,” ujar Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan.
Selain napak tilas, kegiatan ini juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial dan pemberian bantuan kepada masyarakat sekitar, serta bakti religi.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi para Polwan, tetapi juga bagi masyarakat luas.
Briptu Ayu Febrina, salah satu peserta napak tilas, mengungkapkan kebanggaannya bisa berpartisipasi dalam acara ini.
“Ini adalah momen yang sangat berharga bagi kami sebagai Polwan. Kami bisa mengenang sejarah, belajar dari para pendahulu, dan bertekad untuk terus memberikan yang terbaik dalam tugas kami sebagai abdi negara,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Kegiatan napak tilas ini ditutup dengan acara syukuran dan doa bersama di sekitar Monumen Polwan, yang dilanjutkan dengan ramah tamah.
Para Polwan berharap, semangat yang terbangun dalam kegiatan ini dapat terus dihidupkan dalam setiap langkah mereka dalam menjalankan tugas di masa depan.
Bukittinggi kembali menjadi saksi atas semangat juang para Polwan, yang tak pernah padam dalam menjaga keutuhan dan keamanan bangsa.
Perjalanan mereka hari ini tidak hanya untuk mengenang masa lalu, tetapi juga untuk meneguhkan komitmen dalam menghadapi tantangan di masa depan.














