Desa Tertua di Kecamatan Leuwiliang, Jejak Sejarah dari Kolonial hingga Kerajaan Pajajaran

0
Alun-alun Kecamatan Leuwiliang (net)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Sejumlah desa di Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, tercatat sebagai desa-desa tertua yang menyimpan nilai sejarah dan budaya tinggi.

Desa-desa ini menjadi saksi perkembangan masyarakat sejak masa kolonial Belanda hingga jejak kerajaan Pajajaran.

Salah satunya adalah Desa Leuwiliang, yang sudah ada sejak zaman kolonial.

Baca Juga :  Deklarasikan Dukungan, Barraja Siap Menangkan Rudy-Jaro di Pilkada 2024

Desa ini pernah dipimpin R. Achmad Hidayat selama 22 tahun, sejak 1945 hingga 1967.

Kini, meski menjadi pusat perekonomian kecamatan, Desa Leuwiliang tetap melestarikan tradisi dan berbagai upacara adat.

Selain itu, Desa Karacak juga memiliki sejarah panjang.

Di wilayah ini berdiri Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Saguling Karacak yang dibangun pada 1926 dan masih menjadi peninggalan bersejarah dari masa kolonial Belanda.

Baca Juga :  Ketahan Pangan, Jadi Program Unggulan Paslon no Urut 1 Rudy Susmanto - Jaro Ade

Desa lain yang tak kalah penting adalah Desa Puraseda, yang disebut telah ada sejak zaman Kerajaan Pajajaran.

Desa ini dikenal dengan hamparan sawah dan perbukitan, serta budaya lokal yang masih dijaga melalui beragam upacara adat.

Baca Juga :  Proposal Model Peran Hibrida Harry-Meghan Ditolak, Ratu Elizabeth Tegaskan Protokol Ketat

Keberadaan desa-desa tua ini menjadi sumber kebanggaan masyarakat Leuwiliang.

Selain sebagai bukti perjalanan sejarah panjang, desa-desa itu juga memperlihatkan kekayaan budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.***

Editor : Andreas