Arsenal Rancang Perluasan Emirates Stadium, Pertimbangkan Pindah ke Wembley Selama Renovasi

0
Arsenal
Arsenal tengah merancang proyek ambisius untuk menambah kapasitas Emirates Stadium dari 60.700 menjadi lebih dari 70.000 kursi. Foto : ligaolahraga.com

NARASITODAY.COM, LONDONArsenal tengah menyusun rencana ambisius untuk memperluas kapasitas Emirates Stadium, yang berpotensi membuat mereka sementara bermarkas di Wembley Stadium selama proses renovasi berlangsung. Menurut laporan The Telegraph, klub asal London Utara itu menargetkan peningkatan kapasitas dari 60.700 menjadi lebih dari 70.000 kursi penonton.

Jika rencana ini terealisasi, Emirates Stadium akan kembali menjadi stadion klub terbesar di London, melampaui kapasitas Tottenham Hotspur Stadium dan London Stadium milik West Ham United.

Fokus Renovasi Interior dan Antrean Tiket

Pengembangan stadion akan difokuskan pada bagian dalam, termasuk penyesuaian kemiringan tribun dan tata letak tempat duduk. Arsenal berharap dapat menambah jumlah penonton tanpa mengubah tampilan luar stadion secara signifikan.

Baca Juga :  Panahan Indonesia Siap Melengkungkan Prestasi di Kejuaraan Dunia Madrid 2025

Langkah ini dinilai krusial untuk mengatasi daftar tunggu tiket musiman yang kini mencapai lebih dari 100.000 penggemar, dengan sebagian telah menunggu selama bertahun-tahun.

Dampak Finansial dan Regulasi Liga

Selain meningkatkan kenyamanan suporter, proyek ini diperkirakan akan menambah pendapatan tahunan klub hingga puluhan juta poundsterling. Tambahan pemasukan tersebut akan membantu Arsenal dalam memenuhi regulasi Profit and Sustainability (PSR) serta Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan oleh Premier League dan UEFA.

Total investasi proyek diperkirakan mencapai £500 juta atau sekitar Rp11,09 triliun, mencakup renovasi hampir seluruh area stadion.

Wembley Jadi Opsi Sementara

Selama proses pembangunan, Arsenal kemungkinan besar akan memainkan laga kandang di Wembley Stadium. Lokasi yang dekat dan kapasitas besar menjadikan stadion nasional Inggris itu sebagai pilihan paling realistis.

Baca Juga :  Alonso Fokus Persiapan Tim, Tolak Terpancing Komentar Kontroversial Yamal

Arsenal memiliki sejarah bermain di Wembley, termasuk saat menjadi tuan rumah Liga Champions pada musim 1998/99 dan 1999/2000, serta meraih empat gelar Piala FA antara 2014 dan 2020 di venue tersebut.

Sebagai perbandingan, Tottenham Hotspur juga pernah menggunakan Wembley selama hampir dua tahun saat membangun stadion baru mereka senilai £1,2 miliar, dengan biaya sewa sekitar £15 juta per musim.

Dukungan Kroenke dan Tantangan Perizinan

Meski belum diumumkan siapa yang akan memimpin proyek ini, keluarga Kroenke selaku pemilik Arsenal memiliki rekam jejak dalam pembangunan stadion. Mereka sebelumnya membangun SoFi Stadium di Los Angeles senilai £4,1 miliar, yang kini menjadi salah satu stadion paling modern di dunia dengan kapasitas 100.000 kursi.

Baca Juga :  Arsenal dan Aston Villa Sama-Sama Berpesta Poin di Pekan ke-15

Namun, hingga saat ini Arsenal belum mengajukan izin resmi pembangunan. Proyek sebesar ini diperkirakan membutuhkan waktu hingga lima tahun hanya untuk tahap perencanaan dan perizinan. Klub juga mempertimbangkan opsi renovasi skala kecil jika menghadapi hambatan regulasi.

Sebagai catatan, Emirates Stadium sendiri dibangun dengan biaya sekitar £390 juta dan resmi dibuka pada tahun 2006, setelah lebih dari dua tahun konstruksi dan hampir satu dekade perencanaan.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber