PT Antam Pongkor Tunjukkan Kepedulian, Siap Bantu Ponpes Darul Iptida yang Ludes Terbakar

0
Antam
Kolase foto. PT Antam Pongkor Tunjukkan Kepedulian. Foto (Andres/ Narasitoday.com)

NARASITODAY.COM, BOGOR- Pihak perusahaan PT Antam tbk, UBPE Pongkor merespons dan akan membantu Pondok Pesantren yang terbakar yang terjadi di Kampung Blok Paris di Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor pada Senin (20/10/2025) kemarin.

“Setelah dikroscek, Antam akan membantu Pondok Pesantren yang hangus terbakar itu.” kata Manajer CSR PT Antam Arif Rahman Shaleh saat dihubungi, Selasa (21/10/2025)

Terbakarnya fasilitas di pondok pesantren yang biasa digunakan para santri itu kami minta pihak Desa segera untuk mengajukan perbaikan.

Baca Juga :  Bey Machmudin Ajak Mantan Gubernur Jabar Rekam Kenangan di Gedung Pakuan Menjelang Akhir Masa Jabatan

“Karena Pondok Pesantren yang terbakar itu, merupakan fasilitas untuk kegiatan keagamaan, untuk itu Kepala Desa segera mengajukan untuk perbaikan ke PT Antam.” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, bangunan Pondok Pesantren Darul Iptida di Kampung Blok Paris di Desa Parakanmuncang, Nanggung, Kabupaten Bogor ludes terbakar.

Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin menjelaskan, Ponpes Darul Iptida yang dibangun menggunakan material kayu dan bambu membuat api mudah membesar membakar bangunan.

Baca Juga :  Penurunan Ekspor China Oktober Jadi Alarm bagi Pertumbuhan Ekonomi Asia

Informasi dari lingkungan pesantren, sebelumnya tidak ada yang mengetahui api muncul hingga cepat membesar dan memporakporandakan ponpes tersebut.

Penyebab kebakaran diduga dari korsleting listrik, sejumlah santri dan masyarakat bergerak cepat memadamkan kobaran api tersebut hingga Satpol PP, Babinsa dan pihak kepolisian mendatangi lokasi ponpes.

“Bangunan yang terbakar itu yang biasa digunakan santri atau yang biasa disebut kobong,” ujar Kepala Desa Parakanmuncang Mauludin kepada Jurnal Bogor, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  Kapal Pesiar Princess Cruises Temukan Lima Jenazah di Laut Saat Berlayar ke Spanyol

Kades menjelaskan, kejadian tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. Pihaknya berupaya untuk melakukan penanganan perbaikan ponpes yang terbakar dimana kerugian ditaksir puluhan juta.

“Sekarang ini bagaimana caranya agar fasilitas keagamaan pondok bisa dibangun lagi. Termasuk akan mengajukan bantuan perbaikan ke PT Antam. Dari musibah kebakaran yang menimpa pondok pesantren, kami akan mengajukan bantuan ke PT Antam,” jelasnya.***

Editor : Andreas