
NARASITODAY.COM – Istri Presiden Amerika Serikat, Melania Trump, tengah menjadi sorotan setelah mata uang kripto yang ia luncurkan, $MELANIA, terseret dalam skandal manipulasi pasar.
Dalam dokumen pengadilan yang diajukan Selasa lalu, para investor menuduh eksekutif platform kripto Meteora telah menyusun skema untuk mengendalikan pergerakan harga koin tersebut.
“Dalam dokumen pengadilan yang baru diajukan, para investor menuduh para eksekutif platform pertukaran mata uang kripto Meteora, tempat $MELANIA awalnya diperdagangkan, telah menyusun skema yang memungkinkan mereka membeli koin virtual ini dalam jumlah besar secara tidak langsung,” tulis AFP, Rabu (22/10/2025).
Koin $MELANIA pertama kali dirilis pada 19 Januari, hanya sehari sebelum Donald Trump dilantik sebagai Presiden AS. Saat peluncuran, harga koin ini hanya beberapa sen, namun dalam hitungan jam melonjak hingga US$13,73. Sayangnya, lonjakan tersebut tidak bertahan lama. Kini, nilai $MELANIA hanya sekitar 10 sen, atau kurang dari 1% dari harga puncaknya.
Dugaan Manipulasi dan Penjualan Cepat Menurut dokumen yang diajukan di pengadilan federal Manhattan dan dilaporkan oleh Wired, para pelaku diduga membeli koin dalam jumlah besar melalui jalur tidak langsung, lalu menjualnya kembali dengan cepat untuk meraup keuntungan besar.
“Para kaki tangan mereka kemudian dengan cepat menjual kembali mata uang digital ini, mengantongi keuntungan besar sekaligus menyebabkan harganya anjlok,” tulis AFP.
Tuduhan terhadap $MELANIA juga disebut berkaitan dengan beberapa mata uang kripto lain yang mulai diselidiki sejak April.
Melania Trump Tidak Dituding Terlibat Langsung Dalam dokumen kasus yang diajukan di Distrik Selatan New York, para penggugat menyatakan bahwa mereka tidak percaya Melania Trump terlibat langsung. Namun, mereka menuduh perusahaan-perusahaan kripto tersebut memanfaatkan nama dan citra Melania serta tokoh publik lainnya sebagai “penampilan” untuk mendukung skema mereka.
Keuntungan Besar Keluarga Trump Investigasi yang dipublikasikan oleh Financial Times minggu lalu mengungkap bahwa keluarga Trump telah meraup lebih dari US$1 miliar laba sebelum pajak dari berbagai produk dan perusahaan kripto selama 12 bulan terakhir. Selain $MELANIA, Donald Trump juga meluncurkan koin $TRUMP beberapa jam sebelum pelantikannya.
Perusahaan World Liberty Financial, yang didirikan oleh tiga putra Donald Trump, turut menawarkan mata uang kripto WLFI dengan nilai total mencapai US$550 juta. Namun hingga kini, Meteora belum memberikan komentar resmi terkait tuduhan tersebut
Skandal ini menambah daftar panjang kontroversi seputar dunia kripto dan tokoh publik. Meski Melania Trump tidak dituduh terlibat langsung, sorotan terhadap peran simbolik figur terkenal dalam proyek kripto semakin tajam.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com













