NARASITODAY.COM, JAKARTA – Mantan pebasket NBA Damon Jones resmi didakwa atas keterlibatannya dalam skandal pengaturan hasil taruhan, Kamis (23/10/2025). Ia dituduh menyebarkan informasi rahasia terkait kondisi cedera dua bintang Los Angeles Lakers, LeBron James dan Anthony Davis, kepada para bandar judi.
Menurut laporan CNBC International, Jones yang pernah bermain bersama James di Cleveland Cavaliers, diduga memanfaatkan perannya sebagai pelatih pendamping tidak resmi di Lakers untuk mengakses dan menyebarkan informasi internal yang sangat sensitif.
Dalam dakwaan terbaru, Jones disebut membocorkan status cedera LeBron James diidentifikasi sebagai “Pemain 3”menjelang laga antara Lakers dan Milwaukee Bucks pada 9 Februari 2023. Ia mengirim pesan kepada bandar taruhan yang berbunyi:
“Pasang taruhan besar pada Milwaukee malam ini sebelum informasinya keluar! (Pemain 3) tidak bermain malam ini. Pasang taruhan cukup agar Djones bisa makan sekarang!”
James memang absen dalam pertandingan tersebut karena cedera pergelangan kaki, dan Milwaukee berhasil menang dengan skor 115-106.
Jones juga diduga melakukan pelanggaran serupa terkait Anthony Davis disebut sebagai “Pemain 4” sebelum pertandingan melawan Oklahoma City Thunder pada 15 Januari 2024. Ia mengklaim kepada rekan konspirator bahwa Davis mengalami cedera dan hanya akan bermain dalam waktu terbatas, sehingga performanya kemungkinan menurun.
Informasi tersebut kemudian diteruskan oleh Jones kepada Eric Earnest, yang mengirim pesan kepada terdakwa lain, Marves Fairley:
“Hubungi aku secepatnya, aku punya sesuatu untukmu, dia bilang dia punya info,” ujar Earnest.
Fairley membayar Jones sebesar US$2.500 (sekitar Rp41 juta) untuk informasi tersebut dan memasang taruhan besar terhadap Lakers, dengan total mencapai US$100.000 (sekitar Rp1,65 miliar).
Namun, taruhan itu berujung kegagalan. Meski laporan cedera NBA menyebut Davis “kemungkinan bermain,” ia justru tampil sesuai standar musimnya dan membantu Lakers meraih kemenangan. Fairley yang kecewa kemudian menuntut Jones mengembalikan uang karena merasa mendapat “tip” yang keliru.
Hingga saat ini, juru bicara LeBron James dan Anthony Davis belum memberikan komentar terkait kasus tersebut.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com














