Dari Brokoli hingga Selada, Sayuran Segar Kini Jadi Barang Mewah

0
Marzuki (32), seorang pedagang sayur melayani pembeli di Pasar Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/11/2025). Dalam beberapa pekan terakhir, harga sejumlah sayuran seperti brokoli, selada, dan terong mengalami kenaikan tajam akibat cuaca yang tidak menentu. Foto : narasitoday.com/Mutiara/MG3.

NARASITODAY.COM, BOGOR – Kenaikan harga sayur-mayur dalam beberapa pekan terakhir menjadi sorotan di sejumlah pasar tradisional. Di Pasar Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, harga beberapa jenis sayuran melonjak hampir dua kali lipat dari harga normal.

Marzuki (32), penjual sayur yang sudah berjualan lebih dari lima tahun di pasar itu, mengaku kenaikan harga kali ini terasa cukup berat.

Baca Juga :  Siswa SMK YKTB Apresiasi Polsek Ciomas atas Penangkapan Pelaku Pembunuhan

“Misalnya brokoli, biasanya sekitar Rp18.000 per kilogram, sekarang bisa sampai Rp38.000 bahkan Rp40.000,” ujarnya saat ditemui, Selasa (11/11/2025).

Selain brokoli, harga selada dan wortel juga ikut naik. Menurut Marzuki, cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu penyebab utama.

Baca Juga :  Kamboja Gelar Operasi Besar Melawan Sindikat Penipuan Daring, Amankan Lebih dari 2.000 Orang

“Sekarang kan hujan terus. Sayuran itu kalau kebanyakan air, pertumbuhannya terganggu dan kualitasnya turun. Jadi pasokan dari petani juga berkurang,” katanya.

Kenaikan harga ini tentu berdampak langsung bagi pembeli. Marzuki mengaku banyak pelanggan yang mengeluh.

“Banyak yang komplain, ya wajar sih, karena sayur itu kebutuhan harian. Kalau harga naik, mereka harus atur belanja lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Kabel PLN di Pangkaljaya Amburadul, Bahayakan Warga

Meski begitu, ia tetap berharap kondisi ini tidak berlangsung lama. “Semoga ke depan bisa normal lagi, biar penjual nggak repot dan pembeli juga senang,” katanya sambil menata dagangannya. (MG3)

Editor : Mutiara