Jejak Berciuman Sejak 21 Juta Tahun Lalu pada Primata Menguatkan Hubungan Evolusi Sosial

0
evolusi
Ilustrasi manusia purba. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, OXFORD – Sebuah studi evolusi terbaru dari Universitas Oxford mengungkapkan temuan mengejutkan bahwa perilaku berciuman, atau kontak mulut ke mulut non-agresif, sudah ada pada nenek moyang primata jauh sebelum kemunculan Homo sapiens.

Para ilmuwan yang memublikasikan penelitian ini dalam jurnal Evolution and Human Behaviour menyimpulkan bahwa praktik tersebut kemungkinan besar telah berkembang pada primata purba antara 17 hingga 21 juta tahun yang lalu.

Penelitian ini mendefinisikan berciuman sebagai “kontak mulut ke mulut yang tidak agresif dan tidak melibatkan transfer makanan.” Tim peneliti memetakan data primata modern yang diketahui berciuman seperti simpanse, bonobo, dan orangutan ke dalam pohon evolusi primata.

Baca Juga :  5 Pemicu Prasangka Buruk yang Menghambat Karier Profesionalmu

Hasil pemetaan menunjukkan bahwa berciuman adalah sifat purba pada kera besar dan telah dipertahankan sepanjang evolusi hingga saat ini. Universitas Oxford menjelaskan dalam pernyataannya bahwa “berciuman dipertahankan selama evolusi dan masih ada pada sebagian besar kera besar.”

Matilda Brindle, ahli biologi evolusi di Universitas Oxford yang menjadi salah satu penulis studi tersebut, menegaskan pentingnya sudut pandang evolusioner ini.

Baca Juga :  Rudy Susmanto Bangga Kabupaten Bogor Jadi Lokasi Latihan Bersama Tiga Matra TNI

“Ini adalah pertama kalinya seseorang menggunakan sudut pandang evolusi yang luas untuk meneliti berciuman,” ujar Brindle, seperti dikutip AFP, Kamis (20/11/2025).

“Temuan kami menambah kumpulan penelitian yang semakin banyak yang menyoroti keragaman perilaku seksual yang luar biasa yang ditunjukkan oleh sepupu primata kita,” tambah Brindle.

Selain pada primata, studi ini juga menyentuh perilaku Neanderthal, kerabat terdekat manusia modern yang hidup antara 400.000 hingga 40.000 tahun lalu. Para peneliti menduga kuat bahwa spesies manusia purba yang telah punah ini juga terlibat dalam praktik berciuman, terutama sebagai cara untuk menjaga kehangatan di era glasial.

Baca Juga :  Empati dan Memahami Sudut Pandang Mertua, 5 Cara Redakan Ketegangan Keluarga

Dugaan ini diperkuat oleh penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa manusia dan Neanderthal pernah berbagi mikroba oral melalui transfer air liur. Temuan terbaru dari Oxford ini memperkuat indikasi tersebut, membuka perspektif baru mengenai perilaku sosial dan adaptasi primata dan hominid di era purba.***

Editor : Alysa

Sumber : cnbcindonesia.com