Pernah Diledek Karena Nama Panjang, Amdin Nuklir Kini Kantongi Lima Gelar dan Pengalaman Organisasi Nasional

0
Amdin Nukliri
Amdin Nukliri. Foto ([email protected])

NARASITODAY.COM, BOGOR- Di balik nama unik yang dikenal nama Amdin Nukliri, tersimpan perjalanan panjang seorang pemuda dari pelosok Desa Kalongliud, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yang menempatkan pengabdian sebagai prinsip utama hidupnya.

Pria bernama lengkap Abdul Mufti Dahyar Ibnu Nukliri yang kini akrab disapa Amdin  tengah memantapkan diri bakal maju sebagai calon Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tingkat Kecamatan.

Lahir dan besar di lingkungan desa, Amdin tumbuh dengan kesadaran kuat bahwa perubahan hanya bisa terwujud jika pemuda bersatu dalam ruang yang sama.

Baginya, KNPI adalah wadah yang mampu menyatukan seluruh warna, latar belakang, dan potensi kepemudaan.

Pemuda di Kecamatan Nanggung itu bukan hanya harus bersatu, tapi harus punya ikatan. Ikatan itu ada di KNPI. Tugas saya sederhana yaitu mempersatukan,” ujarnya saat membuka Pertanyaan media ini saat ngobrol bareng di teras salah satu warung kopi sederhana. Rabu (26/11/2025).

Menurutnya, ketika pemuda sudah bersatu, berbagai persoalan bisa dipecahkan bersama mulai dari ekonomi, hukum, pendidikan, hingga kesejahteraan sosial.

Baca Juga :  Puluhan Pengemudi Ojol di Bogor Dapat Bantuan Sembako dan Servis Motor

Ia menilai, selama ini belum ada pihak yang benar-benar melakukan monitoring serius terhadap perkembangan kepemudaan di tingkat akar rumput itu.

Di usia yang masih 30 tahun, Amdin telah mencatatkan rekam jejak pengabdian yang tidak biasa.

Ia dikenal aktif membina lebih dari 100 pemuda melalui berbagai kegiatan pendidikan, salah satunya paket belajar bagi pemuda yang putus sekolah.

Pada 2024, ia bahkan berkeliling ke 11 desa di Kecamatan Nanggung untuk membagikan formulir pendaftaran kuliah di Institut Agama Islam Bogor (IAIB).

Upaya itu, katanya, dilakukan agar masyarakat pedesaan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi.

Hasilnya, jumlah mahasiswa binaany asal Nanggung di IAIB kini mencapai lebih dari 500 orang.

“Itu salah satu cara saya berkontribusi di bidang pendidikan. Saya ingin pemuda Nanggung punya akses pendidikan yang lebih baik,” tuturnya.

Nama Amdin bukan sekadar nama panggilan. Itu adalah singkatan dari nama panjangnya yaitu Abdul Mufti Dahyar Ibnu Nukliri. Dia menceritakan meski unik, nama itu sempat membuatnya dikucilkan ketika kecil.

Baca Juga :  Kulit Berjerawat Tak Sekadar Masalah Sepele, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

“Dulu waktu SD suka diledek. Kata mereka, nama saya panjang-panjang kayak manusia sukses. Itu masih saya ingat sampai sekarang,” kenangnya.

Alih-alih terpuruk, ejekan itu justru menjadi motivasi.

Sebelum usianya menginjak 30 tahun, Amdin telah mengantongi lima gelar akademik. Diantaranya D1, Sarjana Pendidikan, Sarjana Perikanan, Sarjana Ekonomi, hingga Magister.

Kini ia tengah menempuh pendidikan doktoral.

“Nama saya lima, gelar saya pun lebih dari lima saat ini,” ucapnya sambil tersenyum.

Selain pendidikan, Amdin juga dikenal sebagai pecinta sepak bola, hobi yang menurutnya ikut membentuk disiplin dan jiwa kepemimpinan.

Pengalaman Amdin dalam organisasi tidak perlu diragukan. Sejak remaja, ia aktif di berbagai organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, hingga kemasyarakatan. Berikut sebagian rekam jejaknya.

Tingkat Kecamatan dan Desa. Ketua PAC IPNU Leuwiliang (2013–2014). Wakil Ketua Karang Taruna Desa Kalongliud (2018–2020). Wakil Ketua BUMDes Kalongliud (2017–2020). Wakil Ketua Bidang OKK PK KNPI Nanggung (2017–2019). Ketua MPI DPK KNPI Nanggung (2022–2025). Ketua Karang Taruna Desa Kalongliud (2022–2027)

Baca Juga :  KNPI Kab Bogor Bantu Wujudkan Impian Rumah Baru Anak Yatim

Tingkat Kabupaten hingga Nasional. Ketua SEPMI Kordinator Nanggung (2013–2014). Sekretaris Jenderal DPC SEPMI Kabupaten Bogor (2014–2016). Ketua DPD SEMMI Kabupaten Bogor (2016–2018). Sekjen PB SEMMI (2018–2020). Sekjen DPP SEPMI (2020–2023). Wakil Bendahara DPD KNPI Jawa Barat (2020–2024). Ketua Bidang DPP KNPI (2022–2025). Ketua Umum DPP SEPMI (2024–2029).

Rangkaian posisi tersebut menunjukkan bagaimana Amdin tumbuh sebagai figur muda yang memahami dinamika organisasi dari level desa hingga nasional.

Dengan pengalamannya, Amdin menyatakan dirinya siap mendorong KNPI Kecamatan Nanggung menjadi ruang kolaborasi yang nyata bagi seluruh anak muda.

Bagi Amdin, pengabdian bukan sekadar aktivitas. Itu adalah jalan hidup. Dan dari desa kecil, ia ingin membuktikan bahwa pemuda desa pun bisa menjadi motor perubahan

“Saya ingin KNPI tidak hanya jadi nama organisasi, tapi menjadi rumah pemersatu pemuda,” tegasnya.***

Wartawan : Andreas