Jaksa Agung Meksiko Keluarkan Surat Penangkapan Massal, Presiden Miss Universe Terancam Hukum

0
Miss Universe
Ilustrasi bendera MEKSIKO. Foto : Istock

NARASITODAY.COM, MEKSIKO CITY – Kontroversi yang menyelimuti ajang kecantikan Miss Universe telah memasuki babak baru yang lebih serius. Kantor Jaksa Agung mengumumkan pada Rabu (26/11/2025) bahwa mereka telah mengeluarkan total 13 surat perintah penangkapan sebagai bagian dari penyelidikan kriminal. Media lokal melaporkan bahwa kasus ini berkaitan dengan tuduhan serius, termasuk narkoba dan senjata.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa salah satu surat perintah penangkapan tersebut ditujukan kepada Presiden Miss Universe, Raul Rocha, warga negara Meksiko yang memiliki 50% kepemilikan organisasi tersebut. Sesuai praktik hukum setempat, Jaksa Agung hanya menyebutnya sebagai “Raul R.”, dengan status hukumnya akan diumumkan pada waktu berikutnya.

Baca Juga :  426 Ribu Berkas HT Elektronik Masuk hingga Juni 2025, Begini Proses Lengkapnya

Hingga kini, baik Rocha maupun pihak Organisasi Miss Universe belum memberikan komentar resmi mengenai penyelidikan yang dilakukan.

Rocha diketahui baru mengakuisisi 50% saham Miss Universe pada tahun 2024 dari JKN Global Group melalui perusahaannya, Legacy Holding Group USA, menjadikannya salah satu figur kunci dalam manajemen kontes tersebut.

Penyelidikan kriminal ini menambah panjang polemik yang membayangi Miss Universe 2024. Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah perwakilan Meksiko, Fatima Bosch, berhasil meraih mahkota di Thailand pada Jumat lalu.

Baca Juga :  Kontroversi Memanas, Fatima Bosch Walk Out Saat Ditanyai Soal Kasus Hukum MUO

Kemenangan Bosch terjadi setelah ia menjadi sorotan publik karena memimpin aksi walk-out peserta. Aksi tersebut merupakan protes setelah ia menuduh direktur kontes, Nawat Itsaragrisil, menggunakan istilah yang merendahkan. Nawat membantah menggunakan istilah “dumbhead” dan menyebut insiden itu sebagai kesalahpahaman.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Bosch menuai pujian luas di negaranya. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, bahkan memujinya sebagai “contoh bagaimana perempuan harus berani bersuara.”

Baca Juga :  LRT Jabodebek dan KRL Jabodetabek Siap Sambut Tahun Baru, Simak Jadwal Operasinya

Dengan adanya surat perintah penangkapan dan dugaan keterkaitan dengan kasus kriminal, sorotan terhadap kepemimpinan dan masa depan organisasi Miss Universe semakin tajam, mengalihkan perhatian dari kemeriahan panggung kecantikan ke isu-isu hukum yang serius.

Di tengah pusaran kontroversi dan penyelidikan ini, muncul pula laporan bahwa pemilik Miss Universe mempertimbangkan untuk menjual organisasi tersebut, menyiratkan bahwa Miss Universe sedang berada di salah satu titik paling bergejolak dalam sejarahnya.***

Editor : Alysa

Sumber : Berbagai Sumber