
NARASITODAY.COM, NAYARIT – Sorak-sorai rombongan wisatawan yang sedianya menuju pusat rekreasi di Nayarit, Meksiko, berubah menjadi jerit histeris pada Kamis (1/5/2026). Sebuah bus pariwisata dilaporkan hilang kendali, keluar jalur, dan terguling di jalan raya dekat wilayah Amatlán de Cañas, merenggut sedikitnya 11 nyawa dan melukai puluhan lainnya.
Laporan resmi dari Kantor Jaksa Agung Negara Bagian Nayarit menyebutkan bahwa enam orang tewas seketika di lokasi kejadian yang bersimbah lumpur. Sementara itu, lima korban lainnya mengembuskan napas terakhir setelah sempat dilarikan ke rumah sakit.
Hingga saat ini, pihak berwenang telah berhasil mengidentifikasi lima dari 11 korban jiwa. Mereka adalah Margarita Gutiérrez Villegas, Mario Reyna Chávez, Alejandro Lozano Morales (47), Paola Núñez Flores (33), dan Martha Gutiérrez (62). Petugas masih bekerja keras untuk mengidentifikasi korban tewas lainnya.
Sisa-Sisa Kegembiraan yang Terhempas
Pemandangan di lokasi kejadian melukiskan betapa dahsyatnya kecelakaan tersebut. Bus berwarna putih itu tampak tergeletak tak berdaya di sisi bukit, tertutup lumpur pekat. Di sekitarnya, barang-barang milik penumpang tas, pakaian, dan perlengkapan wisata berserakan, terlempar keluar dari jendela yang pecah.
Rekaman video dari TRT World memperlihatkan para penyelidik yang mengenakan rompi khusus memeriksa kerangka bus yang hancur di balik garis polisi kuning. Jendela-jendela bus yang terbuka dipenuhi percikan lumpur, saksi bisu kerasnya benturan saat kendaraan itu terguling dari badan jalan.
Puluhan Terluka, Penyebab Masih Misteri
Selain korban tewas, pemerintah merilis daftar 31 korban luka-luka yang kini tengah berjuang untuk pulih di sejumlah rumah sakit. Para korban luka ini memiliki rentang usia yang cukup lebar, mulai dari balita berusia 4 tahun hingga orang dewasa berusia 47 tahun. Sebagian besar korban diketahui berasal dari Amatlán de Cañas dan Jalisco.
Operasi penyelamatan melibatkan koordinasi besar-besaran antara tim layanan darurat dari Nayarit dan Jalisco. Aparat kepolisian, petugas kejaksaan, hingga ahli forensik dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Bus nahas tersebut diketahui tengah menempuh perjalanan dari Jalisco menuju lokasi wisata di Nayarit sebelum akhirnya mengalami kecelakaan. Meski evakuasi telah selesai dilakukan, teka-teki mengenai penyebab pasti bus tersebut keluar jalur masih belum terjawab.
Otoritas dari kedua negara bagian menyatakan bahwa penyelidikan mendalam masih terus berlangsung untuk memastikan apakah tragedi ini disebabkan oleh kegagalan mekanis, faktor manusia, atau kondisi jalan yang tidak memadai.***
Editor : Alysa
Sumber : cnbcindonesia.com












