NARASITODAY.COM, BOGOR- Pemuda Cigudeg, Rizky Muhammad atau yang akrab disapa Qinoy, menyoroti pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) pemuda seiring pesatnya perkembangan Kabupaten Bogor.
Menurutnya, komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayah termasuk Cigudeg harus diimbangi dengan kesiapan manusianya.
“Kalau target pembangunan ke depan besar, maka manusianya juga harus siap. Harus mampu merespons, menyikapi, dan tentu kompeten,” ujarnya, kepada wartawan melalui pesan WhatsApp. Minggu 14/12/2025).
Ia menilai, persoalan kepemudaan Cigudeg hari ini tidak cukup hanya diwakili oleh satu golongan atau kelompok tertentu.
Yang dibutuhkan adalah sosok pemimpin pemuda yang mampu mewakili kepentingan bersama dan diterima oleh berbagai kalangan.
Hal itu menjadi semakin relevan menjelang agenda besar Organisasi Kepemudaan (OKP) yang terhimpun dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melalui Musyawarah Kecamatan (Muscam).
Menurut Rizki, posisi ketua KNPI Cigudeg memiliki peran strategis sebagai representasi pemuda secara menyeluruh.
“Pemimpin pemuda hari ini harus mampu mewakili kepentingan banyak orang, bukan hanya satu kelompok. Ia harus bisa jadi perekat, bukan sekat,” tegasnya.
Dia memaparkan sejumlah kriteria ideal sosok ketua KNPI Cigudeg ke depan.
Di antaranya cakap berkomunikasi, mampu membangun komitmen dengan seluruh OKP, piawai mengolah informasi, serta tidak mudah termakan isu sepihak apalagi yang berpotensi memecah belah.
“Intinya bijak dalam berpikir dan bertindak, mau berkorban untuk kemajuan dan persatuan pemuda Cigudeg. Bukan pemimpin yang ego sentris atau hanya membela kelompoknya sendiri,” kata dia.
Lebih lanjut, dia juga menyebut dirinya secara pribadi sebagai bagian dari representasi pemuda Cigudeg.
Ia memiliki rekam jejak pernah menjabat Ketua Karang Taruna Desa Cigudeg selama dua periode, menjadi pengurus Karang Taruna Kecamatan, hingga kini aktif di MPKT Karang Taruna Cigudeg.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa isu kepemudaan Cigudeg jauh lebih besar dari sekadar figur personal.
“Yang dibutuhkan Cigudeg hari ini adalah sosok yang mampu membangun komunikasi dengan semua pihak, rela berkorban waktu, tenaga, bahkan materi, serta cerdas dan cermat membaca isu,” ujarnya.
Menurutnya, kecakapan tersebut penting agar pemuda Cigudeg dapat disatukan dalam satu visi, bukan justru terkotak-kotak oleh kepentingan sempit.
“Ke depan, berbicara soal kepemudaan, idealnya kita memberi kepercayaan kepada sosok yang mampu mewakili semua unsur dan golongan. Dialah yang layak menentukan arah pemuda Cigudeg melalui KNPI kecamatan,” pungkasnya.
Wartawan : Andreas













