NARASITODAY.COM, BOGOR-Di tengah era serba digital, Kelurahan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. tak mau warganya tertinggal zaman.
Lewat kegiatan Pelatihan Digital Marketing 2025, warga diajak naik kelas dari jualan konvensional ke dunia online, mulai dari Instagram hingga marketplace.
Pelatihan ini digelar di Aula Kantor Kelurahan Nanggewer Mekar, Senin (15/12/2025), sejak pukul 08.00 WIB.
Suasana aula pun ramai oleh peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari pelaku UMKM, karang taruna, hingga unsur pendidikan.
Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Camat Cibinong, unsur LPM, Babinsa, Bhabinkamtibmas, TP-PKK, Posyandu, RT/RW, kepala dapur SPPG 2, 3, dan 4, hingga perwakilan dunia usaha dan pendidikan.
Beberapa perusahaan swasta serta kepala sekolah SD, SMP, hingga SMK di wilayah Nanggewer Mekar juga tampak mengikuti kegiatan tersebut.
Lurah Nanggewer Mekar, Hanny Septianie, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta.
Ia menegaskan bahwa pelatihan digital marketing bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan.
“Sekarang jualan bukan cuma soal produk bagus, tapi juga soal bagaimana tampil menarik di dunia digital. Mulai dari memahami SEO, SEM, social media marketing, sampai membuat konten yang berkualitas dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga mendorong peserta untuk terus belajar dan berani praktik langsung agar memiliki portofolio digital yang bisa dimanfaatkan ke depannya.
Sementara itu, narasumber pelatihan, Maulana Yusril Mahendra, menjelaskan bahwa digital marketing adalah strategi pemasaran berbasis teknologi digital dan internet, seperti media sosial, mesin pencari, email, dan website.
“Berbeda dengan pemasaran tradisional, digital marketing lebih interaktif dan efisien. Tujuannya jelas, meningkatkan brand awareness, interaksi, dan penjualan dengan kampanye yang lebih tertarget,” jelasnya.
Camat Cibinong, Acep Sajidin, M.Si, menilai pelatihan ini sangat relevan, khususnya bagi UMKM dan dunia pendidikan.
Menurutnya, konten yang personal dan relevan menjadi kunci menarik konsumen di era digital.
“Pelatihan ini penting agar pelaku usaha dan sekolah bisa lebih maju. Jangan takut beradaptasi dengan teknologi karena peluang pendapatannya juga lebih besar,” katanya.
Ia juga mengingatkan pelaku UMKM yang belum memiliki legalitas usaha agar segera mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Silakan daftar, nanti akan kami bantu pengurusannya secara gratis,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan pemberian cendera mata kepada peserta.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa, menandai semangat Kelurahan Nanggewer Mekar dalam mendukung warganya agar melek digital dan siap bersaing.***
Wartawan : Andreas














