Napoli Kukuhkan Kejayaan Baru di Riyadh, Juara Piala Super Italia dan Scudetto Bersama

0
Riyadh
Napoli mengukuhkan kebangkitannya dengan meraih trofi Piala Super Italia usai menaklukkan Bologna 2-0 di Riyadh, Selasa (23/12/2025) dini hari WIB.Foto : bbc.com

NARASITODAY.COM, RIYADH – Langit malam di King Saud University Stadium, Riyadh, menjadi saksi kembalinya kejayaan II Partenopei. Pada Selasa (23/12/2025) dini hari WIB, Napoli resmi mengawinkan gelar Scudetto musim lalu dengan trofi Piala Super Italia setelah menyudahi perlawanan sengit Bologna dengan skor meyakinkan 2-0.

Sepasang gol dari kaki David Neres tidak hanya membawa pulang trofi ke Naples, tetapi juga menandai gelar ketiga Napoli sepanjang sejarah ajang ini, menyusul memori indah mereka pada musim 1990/1991 dan 2014/2015.

Kemenangan ini mempertegas kebangkitan Napoli yang telah mengoleksi tiga titel dalam tiga musim terakhir. Scott McTominay dan kolega tampak semakin solid, memicu spekulasi di kalangan pengamat bahwa era dominasi total Napoli di sepak bola Italia telah dimulai.

Namun, di tengah keriuhan pesta juara, pelatih Antonio Conte justru memilih tetap berpijak di bumi. Alih-alih merayakan hegemoni baru, Conte dengan tegas menepis anggapan bahwa timnya sudah siap mendominasi Italia.

Baca Juga :  Jadwal Lengkap Timnas Indonesia U-23 di Piala AFF U-23 2025, Kickoff Lawan Brunei

“Tidak, saya tidak merasa nyaman sama sekali untuk mengatakannya,” kata Conte, mengutip dari Football-Italia.

Ia menekankan bahwa skuadnya saat ini masih dalam masa transisi. “Saya akan

 Langit malam di King Saud University Stadium, Riyadh, menjadi saksi kembalinya kejayaan II Partenopei. Pada Selasa (23/12/2025) dini hari WIB, Napoli resmi mengawinkan gelar Scudetto musim lalu dengan trofi Piala Super Italia setelah menyudahi perlawanan sengit Bologna dengan skor meyakinkan 2-0.

Sepasang gol dari kaki David Neres tidak hanya membawa pulang trofi ke Naples, tetapi juga menandai gelar ketiga Napoli sepanjang sejarah ajang ini, menyusul memori indah mereka pada musim 1990/1991 dan 2014/2015.

Kemenangan ini mempertegas kebangkitan Napoli yang telah mengoleksi tiga titel dalam tiga musim terakhir. Scott McTominay dan kolega tampak semakin solid, memicu spekulasi di kalangan pengamat bahwa era dominasi total Napoli di sepak bola Italia telah dimulai.

Baca Juga :  Hakimi Cetak Gol Penentu, PSG Sapu Bersih Grup B Piala Dunia Antarklub

Namun, di tengah keriuhan pesta juara, pelatih Antonio Conte justru memilih tetap berpijak di bumi. Alih-alih merayakan hegemoni baru, Conte dengan tegas menepis anggapan bahwa timnya sudah siap mendominasi Italia.

“Tidak, saya tidak merasa nyaman sama sekali untuk mengatakannya,” kata Conte, mengutip dari Football-Italia.

berbohong jika mengatakannya. Kami memenangkan gelar musim lalu dengan skuad yang sangat terbatas. Kami memperkenalkan banyak pemain baru musim panas ini, dan oleh karena itu sama sekali belum siap untuk berada dalam posisi dominan,” jelas pelatih bertangan dingin tersebut.

Sikap skeptis Conte bukan tanpa alasan. Meski baru saja mengangkat trofi, Napoli saat ini masih tertahan di peringkat tiga klasemen Serie A, membuntuti dua raksasa Milan, Inter dan AC Milan. Di panggung Eropa, napas mereka pun masih harus berlanjut melalui babak playoff Liga Champions.

Baca Juga :   Dean James Soroti Keunggulan Arab Saudi Jelang Duel Perdana Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026

Conte mengingatkan bahwa persaingan di kancah domestik musim ini jauh lebih kejam dari yang dibayangkan. “Faktanya, jika melihat klasemen Serie A, kami harus berusaha tetap dekat dengan zona Liga Champions selama mungkin, karena ini akan menjadi musim yang sangat berat. Memprediksi empat besar akan sangat sulit,” tambahnya.

Bagi Conte, trofi Piala Super Italia hanyalah bonus dari sebuah proses yang masih panjang. Ia meminta para pemain dan pendukung untuk tidak terlena dengan euforia sesaat.

“Dengan kerendahan hati, kami harus menyadari bahwa kerja keras adalah satu-satunya cara untuk naik level. Saya tidak bisa mengatakan bahwa kami siap untuk memimpin, karena kita bahkan belum mendekati kesiapan itu,” tegas Conte menutup pembicaraan.

Kini, trofi tersebut akan terbang ke Naples, menjadi bukti nyata bahwa Il Partenopei tetaplah kekuatan besar yang patut diwaspadai, terlepas dari kehati-hatian sang allenatore dalam merangkai kata.***

Editor : Alysa

Sumber : detik.com