NARASITODAY.COM, LIVERPOOL – Gol pembuka Alexander Isak ke gawang Tottenham Hotspur pada Sabtu lalu seharusnya menjadi momen perayaan bagi pendukung Liverpool. Namun, sorak-sorai di tribun tim tamu seketika berubah menjadi kesunyian yang mencekam saat melihat sang striker asal Swedia itu tergeletak kesakitan di rumput Tottenham Hotspur Stadium.
Senin malam (22/12/2025), Liverpool akhirnya memecah kebuntuan informasi dan mengonfirmasi kekhawatiran terbesar para penggemar: Isak harus naik ke meja operasi akibat cedera serius yang dialaminya dalam laga pekan ke-17 Liga Inggris tersebut.
Insiden memilukan itu terjadi saat Isak baru saja mencatatkan namanya di papan skor. Di tengah kemelut perebutan bola, sebuah tekel keras dari bek Tottenham, Micky van de Ven, menghantam Isak dengan telak. Alih-alih merayakan gol keduanya musim ini, pemain rekrutan mahal itu justru harus ditandu keluar lapangan karena tak mampu berdiri.
Spekulasi mengenai patah tulang yang sempat beredar di media sosial akhirnya terbukti benar. Tim medis The Reds memutuskan bahwa prosedur bedah adalah satu-satunya jalan terbaik untuk menangani kerusakan pada pergelangan kaki Isak.
Melalui pernyataan di laman resminya pada Selasa (23/12/2025), manajemen Liverpool memberikan detail mengenai tindakan medis yang telah dilakukan kepada sang pemain.
“Alexander Isak hari ini berhasil menjalani operasi atas cedera yang dialaminya pada hari Sabtu. Striker Liverpool itu cedera akibat tekel saat mencetak gol pembuka melawan Tottenham Hotspur dan harus diganti. Setelah diagnosis, operasi telah selesai hari ini pada cedera pergelangan kaki yang termasuk patah tulang fibula. Rehabilitasi Isak sekarang akan berlanjut di AXA Training Centre, tanpa jangka waktu pasti untuk kepulangannya,” tulis pernyataan resmi klub.
Absennya Isak dalam waktu yang belum bisa ditentukan ini menambah awan mendung di atas kompleks latihan AXA. Isak menyusul daftar panjang penyerang yang harus absen dari skema permainan Arne Slot.
Kehilangan Isak menjadi pukulan telak bagi Liverpool yang tengah berupaya merangkak naik ke papan atas klasemen. Saat ini, opsi lini depan Liverpool praktis kian menipis. Mohamed Salah masih absen karena tugas negara membela Timnas Mesir di Piala Afrika, sementara Cody Gakpo masih bergelut di ruang perawatan dan diprediksi baru bisa merumput di awal tahun baru.
Harapan kini tertumpu sepenuhnya pada pundak Hugo Ekitike. Penyerang muda asal Prancis itu tengah dalam performa terbaiknya (on fire) dan diharapkan mampu memikul beban sebagai ujung tombak tunggal selama krisis pemain depan ini melanda.
Arne Slot kini harus memutar otak lebih keras untuk menjaga ketajaman timnya di tengah jadwal padat akhir tahun, sembari menanti kembalinya Isak dari proses rehabilitasi panjang yang menantinya.***
Editor : Alysa
Sumber : Bola.net














