NARASITODAY.COM, MANCHESTER – Awan mendung bergelayut di langit Etihad Stadium. Manchester City baru saja mengonfirmasi kabar pahit mengenai bek andalan mereka, Josko Gvardiol, yang dipastikan harus menepi dalam waktu lama akibat cedera serius. Pemain internasional Kroasia tersebut dijadwalkan naik meja operasi pekan ini setelah mengalami patah tulang kering.
Momen nahas itu terjadi saat City ditahan imbang 1-1 oleh Chelsea, Senin (5/1/2026) dini hari WIB. Gvardiol yang tampak meringis kesakitan terpaksa ditarik keluar lapangan pada menit ke-51, sebuah isyarat awal bahwa ada sesuatu yang salah pada kaki kanannya.
Melalui pernyataan resminya, pihak klub menjelaskan bahwa pemeriksaan medis menunjukkan adanya patahan pada tulang tibialis Gvardiol. Kabar ini menjadi pukulan telak bagi skuat asuhan Pep Guardiola yang tengah berjuang di papan atas Premier League.
“Manchester City mengonfirmasi bahwa Josko Gvardiol mengalami patah tulang tibialis di kaki kanannya. Cedera ini dialaminya di babak kedua pertandingan hari Minggu melawan Chelsea yang berakhir 1-1 di Premier League,” demikian bunyi pernyataan City di situs resminya.
Hingga saat ini, tim medis klub masih melakukan evaluasi mendalam. “Sang bek akan menjalani operasi pada pekan ini dan pemeriksaan masih terus dilakukan untuk memastikan seberapa parah cederanya dan perkiraan prognosisnya,” tambah pihak klub.
Meski harus menghadapi kenyataan pahit di awal tahun 2026, Gvardiol menunjukkan mentalitas baja. Melalui pesan emosional di media sosialnya, pemain berusia 23 tahun itu berjanji kepada para pendukung City bahwa cedera ini hanyalah rintangan sementara dalam kariernya.
“Ini adalah momen yang sulit, tapi tidak akan pernah mendefinisikan saya. Saya tahu siapa saya dan dari mana saya berasal. Saya akan berjuang setiap hari untuk kembali lebih kuat. Saya akan bangkit lagi, lebih baik,” tulis Gvardiol.
Absennya Gvardiol menambah pelik masalah di lini pertahanan Manchester City. Bak jatuh tertimpa tangga, dalam pertandingan yang sama melawan Chelsea, bek tengah Ruben Dias juga harus ditarik keluar lapangan lebih awal karena masalah fisik.
Kini, Pep Guardiola harus memutar otak lebih keras untuk menambal lubang di sektor pertahanan, mengingat peran Gvardiol yang selama ini krusial baik dalam bertahan maupun membantu transisi menyerang.***
Editor : Alysa
Sumber : detik.com














